Polres Banjar Masih Buru Pelaku Dugaan Begal Payudara di Martapura, Minim Saksi Jadi Kendala

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Upaya Polres Banjar mengungkap kasus dugaan begal payudara terhadap seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai, Martapura, masih terus berlangsung. Namun, penyelidikan terkendala minimnya saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli mengatakan pihaknya telah menerjunkan personel untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian guna mengumpulkan petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan di sekitar tempat kejadian perkara untuk mencari kemungkinan adanya saksi maupun informasi lain yang bisa membantu proses pengungkapan,” ujarnya.

Menurut Fadli, kejadian berlangsung saat waktu subuh ketika kondisi lingkungan masih sepi, sehingga sangat sedikit warga yang mengetahui insiden tersebut. Situasi itu membuat proses identifikasi pelaku menjadi lebih sulit.

Selain minim saksi, korban juga tidak sempat melihat nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku karena aksi terjadi dalam waktu singkat.

“Kejadiannya sangat cepat. Korban tidak melihat plat nomor kendaraan pelaku dan kondisi saat itu memang masih sepi,” katanya.

Meski demikian, polisi tetap berupaya mengumpulkan berbagai keterangan dari masyarakat sekitar. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku.

Kasus dugaan pelecehan tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena dinilai telah menimbulkan trauma bagi korban.

Polres Banjar pun mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kejadian itu agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

“Informasi dari masyarakat tentu sangat membantu proses penyelidikan yang sedang kami lakukan,” pungkas Kapolres.

Author: Damkarnews
Damkarnews