Damkarnews.com, BANJAR – Penyelidikan kasus tewasnya seorang perempuan yang ditemukan di area persawahan Dusun Pangkalan, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, mulai menunjukkan perkembangan. Polisi mengaku telah mengantongi sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan kematian korban.
Korban diketahui berinisial N (37), warga Desa Lok Tunggul. Jasadnya ditemukan warga di area persawahan pada Sabtu (30/5/2026), hingga menggegerkan masyarakat setempat.
Kasatreskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra, mengatakan pihaknya kini tengah mendalami keterangan saksi dan mencocokkan sejumlah alibi dari orang-orang yang diduga terlibat.
“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti dan saksi yang mengarah kepada pelaku. Untuk yang kami duga sudah ada beberapa orang, namun kami masih mencari alat bukti dan petunjuk lain untuk mencocokkan dengan alibi-alibi yang disampaikan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026) pagi.
Meski demikian, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh satu orang pelaku. Dugaan itu diperkuat dengan kondisi lokasi kejadian yang sepi dan jauh dari aktivitas warga.
“Untuk pelaku diduga satu orang, karena memang lokasi kejadian merupakan tempat yang sepi dan tidak ada orang di sekitar area persawahan,” jelasnya.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi belum menemukan barang yang diduga milik pelaku. Namun, sejumlah barang milik korban berhasil diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.
“Di TKP kami belum menemukan barang milik pelaku. Yang ada hanya barang milik korban, seperti sandal dan beberapa perlengkapan yang dibawa korban ke sawah,” tambah Rifandy.
Hingga kini, polisi masih terus mendalami motif dan mencari petunjuk tambahan untuk mengungkap pelaku di balik kematian korban.


