Damkarnews.com, BANJAR – Warga Komplek Mahligai Permai I, Desa Kertak Hanyar II, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya, Rabu (10/6/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Ardiwi (36), warga Jalan Karang Anyar, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Kalimantan Timur.
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Kapolsek Kertak Hanyar Iptu Iwan Setyawan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.30 Wita terkait adanya penemuan mayat di sebuah rumah di Komplek Mahligai Permai I Nomor 55 RT 15 Desa Kertak Hanyar II.
“Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kertak Hanyar yang dipimpin Wakapolsek Ipda Didik Darmanto langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara,” ujar Iptu Iwan.
Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh Pahrurazi sekitar pukul 08.00 Wita. Sebelum kejadian, orang tua saksi berusaha menghubungi korban melalui telepon, namun tidak mendapat respons.
Karena merasa curiga, saksi kemudian mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya. Saat memasuki rumah, saksi menemukan korban sudah tergeletak terlentang di lantai dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.
“Setelah menerima informasi tersebut, petugas segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Ulin Banjarmasin guna dilakukan pemeriksaan medis,” jelasnya.
Dari hasil koordinasi awal dengan dokter yang menangani, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selain itu, pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit stroke dan hipertensi. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menaruh kecurigaan terhadap pihak mana pun,” kata Iptu Iwan.
Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi karena menganggap kematian korban merupakan hal yang wajar akibat kondisi kesehatannya. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah rencananya akan dibawa ke daerah Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, untuk dimakamkan.
Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya beberapa jenis obat-obatan seperti Amlodipine Besylate dan Aspirin dosis 80 miligram, serta satu lembar kaos berwarna kuning.
Hingga saat ini, polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan kasus telah ditangani sesuai prosedur yang berlaku.


