Damkarnews.com, BANJAR – Kondisi gelap gulita menyelimuti ruas jalan dari Pasar Papan hingga Jembatan Pakauman, Desa Antasan Senor Ilir, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. Penyebabnya, sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut dilaporkan mengalami pemadaman dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan pada Jumat (5/6/2026) malam menunjukkan sebagian besar lampu penerangan di kawasan itu tidak berfungsi, sehingga mengurangi jarak pandang pengendara maupun warga yang melintas pada malam hari.
Salah seorang warga, Ahmad, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah terjadi selama beberapa malam terakhir. Menurutnya, lampu PJU sempat menyala pada awal malam, namun kemudian kembali padam.
“Beberapa hari ini lampunya memang sering padam. Biasanya sekitar pukul 18.30 Wita masih menyala, tetapi sekitar pukul 22.00 Wita sudah mati lagi,” ujarnya.
Ahmad mengaku khawatir jika kondisi itu terus dibiarkan. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Martapura Timur dan masih cukup ramai dilalui masyarakat pada malam hari.
Ia menilai minimnya penerangan dapat meningkatkan risiko terjadinya tindak kriminal maupun kecelakaan lalu lintas, terlebih setelah munculnya sejumlah kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat di wilayah Martapura dalam beberapa waktu terakhir yakni begal payudara.
“Kalau jalan gelap tentu masyarakat merasa tidak nyaman. Kami khawatir bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Apalagi jalan ini menjadi akses penting bagi warga menuju desa-desa lainnya,” katanya.
Warga berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap PJU yang mengalami gangguan tersebut, sehingga lampu penerangan dapat berfungsi normal sepanjang malam.
“Harapan kami lampu jalan ini segera diperbaiki dan bisa menyala sampai pagi. Dengan begitu masyarakat yang melintas merasa lebih aman dan potensi tindak kriminal bisa diminimalisir,” pungkasnya.


