Damkarnews.com, BANJAR – Suasana destinasi wisata Danau Biru di Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, mendadak dipenuhi relawan emergency dari berbagai daerah, Senin (22/6/2026) siang. Mereka berdatangan untuk membantu pencarian satu remaja yang diduga tenggelam saat berenang di kawasan bekas galian yang kini menjadi danau berwarna kebiruan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun itu hingga kini belum diketahui identitasnya. Korban diduga hilang saat asyik bermain air bersama sejumlah teman mereka.
Di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah barang yang diduga milik korban berupa tas, sandal, dan helm yang ditinggalkan di tepi danau. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa remaja tersebut mengalami musibah saat berada di dalam air.
Sebelum lokasi kejadian dipastikan, informasi mengenai peristiwa tersebut sempat simpang siur di kalangan relawan. Laporan awal yang beredar melalui sejumlah grup WhatsApp menyebutkan kejadian terjadi di kawasan Danau Cermin.
“Tadi sempat kami lacak ke Danau Cermin, namun setelah dikonfirmasi mendalam ke pihak keluarga, di sana dinyatakan negatif. Lokasi yang valid adalah di Danau Biru Tambak Padi. Di sana juga sudah ditemukan sejumlah barang bukti milik korban,” ujar salah seorang relawan di lokasi.
Ia menambahkan, informasi mengenai korban diperoleh langsung dari pihak keluarga yang dihubungi melalui sambungan telepon.
“Positif, informasi dari pihak keluarganya langsung yang kami hubungi via telepon. Korban merupakan keponakan mereka. Menurut keterangan rekan-rekan korban di lokasi, mereka sudah sekitar dua jam dicari namun tidak kunjung muncul ke permukaan,” katanya.
Kronologi kejadian diperoleh dari keterangan salah seorang teman korban yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. Menurutnya, mereka awalnya berkumpul di sekitar kawasan danau sebelum kedua korban memutuskan untuk berenang.
“Kami awalnya di sini, lalu mereka berenang ke arah sana,” ujar saksi mata sambil menunjuk ke arah titik lokasi hilangnya korban.
Saksi menyebut proses tenggelamnya korban berlangsung sangat cepat. Diduga korban masuk ke area yang memiliki kedalaman cukup ekstrem sehingga langsung tenggelam dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Sementara itu, pihak keluarga korban dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian guna memastikan kondisi serta mengikuti proses pencarian yang dilakukan tim gabungan.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah relawan emergency dari Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin bersama personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar masih berada di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap remaja tersebut.
Proses pencarian terus dilakukan dengan menyisir area danau yang dikenal memiliki kedalaman tidak merata dan cukup ekstrem di beberapa titik. Upaya pencarian diperkirakan telah berlangsung selama kurang lebih dua jam, namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan.


