Damkarnews.com, BANJAR – Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Banjar segera berganti. Setelah sekitar 1,5 tahun memimpin Polres Banjar, AKBP Dr. Fadli mendapat promosi jabatan dan akan meninggalkan Kabupaten Banjar untuk mengemban tugas baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara.
Serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Banjar rencananya akan digelar pada Sabtu (12/9/2026).
Sebagai penggantinya, AKBP Boni Ariefianto dipercaya mengemban tugas sebagai Kapolres Banjar yang baru. Sebelumnya, Boni menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kalimantan Selatan.
Pergantian pimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi di tubuh Polri. Di sisi lain, berakhirnya masa tugas AKBP Fadli di Polres Banjar turut meninggalkan sejumlah catatan selama dirinya memimpin jajaran kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Banjar.
Selama sekitar satu setengah tahun menjabat, Fadli menyebut berbagai kasus kriminal yang menjadi perhatian masyarakat berhasil diungkap. Termasuk perkara pembunuhan, perampokan hingga kasus narkotika.
“Intinya, semua kriminal yang terjadi selama saya menjabat, kasus-kasus yang sifatnya menonjol dan besar, semuanya terungkap 100 persen. Kasus pembunuhan dan perampokan kurang lebih ada 10 kasus, alhamdulillah semuanya bisa kami ungkap. Kasus narkoba juga berhasil kita selesaikan hingga ratusan kasus,” ujar AKBP Fadli saat diwawancarai, Sabtu (5/9/2026) pagi.
Menurut Fadli, capaian tersebut tidak mungkin diraih tanpa dukungan berbagai pihak. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, masyarakat serta insan pers dinilainya menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Banjar.
Ia pun mengaku memiliki kesan mendalam selama bertugas di Martapura dan Kabupaten Banjar.
“Martapura itu tempat yang sangat berkesan dan sangat baik bagi saya. Masyarakatnya ramah, agamis, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jajaran pemerintahannya sudah seperti saudara,” ungkapnya.
Fadli mengatakan, meninggalkan Kabupaten Banjar bukan perkara mudah. Hubungan yang terjalin selama bertugas membuat Martapura terasa seperti rumah sendiri.
“Sebenarnya berat meninggalkan Martapura yang sudah sangat menyatu dengan saya, tetapi demi perjalanan karir, kami harus siap menjalankannya,” katanya.
Kini, estafet kepemimpinan Polres Banjar akan beralih kepada AKBP Boni Ariefianto. Dengan pengalaman yang dimilikinya di lingkungan Ditlantas Polda Kalsel, Boni diharapkan mampu melanjutkan kinerja Polres Banjar sekaligus menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Fadli sendiri menyatakan optimistis terhadap kepemimpinan penggantinya. Ia berharap Kapolres Banjar yang baru bersama jajaran dapat menjalankan amanah dengan maksimal.
“Saya yakin pengganti saya bisa bekerja lebih baik daripada saya. Terlebih lagi didukung oleh jajaran pejabat baru, seperti Wakapolres, Kabag Ops, serta beberapa Kapolsek dan Kasat yang baru. Semoga semuanya bisa melaksanakan tugas dengan maksimal,” pungkasnya.
Pergantian tersebut pun menjadi babak baru bagi Polres Banjar. Setelah berbagai catatan selama kepemimpinan AKBP Fadli, kini masyarakat Kabupaten Banjar menanti kiprah AKBP Boni Ariefianto dalam meneruskan estafet menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

