Kebakaran Yang Terjadi di Gudang Tengah, Hanguskan 8 Rumah, Kerugian Capai Rp795 Juta

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Musibah kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Martapura Lama, Desa Gudang Tengah RT 002, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Sabtu (25/7/2026) dini hari, menghanguskan delapan unit rumah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp795 juta.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfiannor membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 04.00 Wita dan langsung mengerahkan personel Polsek Sungai Tabuk ke lokasi kejadian.

“Personel Polsek Sungai Tabuk bersama Kapolsek segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Selanjutnya dilakukan pengamanan tempat kejadian perkara, pemasangan garis polisi, pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Banjar untuk melakukan penyelidikan,” ujar Alfiannor.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur rumah yang ditempati Hardi Wardani. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya hingga menghanguskan delapan bangunan.

Menurut keterangan korban, Hardi Wardani, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada sebuah stop kontak yang berada di dekat tumpukan kasur kapuk sehingga api dengan cepat membesar. Ia juga mengaku sebelumnya stop kontak tersebut memang beberapa kali mengalami korsleting, namun belum sempat diperbaiki.

“Informasi awal dari korban mengarah pada dugaan korsleting listrik. Namun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh petugas,” jelas Alfiannor.

Dari delapan rumah yang terdampak, beberapa di antaranya mengalami kerusakan total, sementara lainnya terbakar sebagian. Para pemilik rumah yang mengalami kerugian antara lain Paridah, Misrun, Zulkifli, Muhammad Zaini, Hardi Wardani, Ema Wardana, Norhamidah, dan Dahliah.

Polisi mencatat total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp795 juta.
Selain kerugian material, terdapat empat warga yang mengalami luka ringan, yakni Suriyadi (60), Hardi (30), Sumi (40), dan M. Jaini (45). Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Alfiannor juga mengungkapkan bahwa salah satu rumah yang terbakar merupakan rumah milik Misrun yang sebelumnya mendapat bantuan melalui Program Bedah Rumah Polri. Rumah tersebut diketahui telah selesai dibangun 100 persen, namun ikut hangus dalam kebakaran.

Sementara itu, puluhan armada pemadam kebakaran dari Sungai Tabuk, Martapura, Banjarmasin, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak kembali merembet ke bangunan lainnya.

Saat ini, Polres Banjar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus melengkapi proses pendataan terhadap seluruh korban terdampak.

Author: Damkarnews
Damkarnews