Curiga Lampu Rumah Tak Menyala, Warga Temukan Penghuni Kontrakan Sudah Meninggal

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Warga Desa Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, digegerkan dengan penemuan sesosok pria tak bernyawa di dalam rumah kontrakan, Kamis (7/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban yang masih berstatus Mr. X itu ditemukan dalam posisi telentang di lantai rumah kontrakannya. Penemuan mayat tersebut bermula saat seorang saksi bernama Wahyu Budi Hadianto (39), warga Surabaya, merasa curiga karena lampu rumah korban belum juga menyala hingga malam hari.

Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi kemudian masuk ke dalam rumah untuk memeriksa keadaan. Betapa terkejutnya ia saat mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa di lantai.

Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Plt Kasi Humas Polres Banjar Iptu M. Rifani membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Benar, petugas menerima laporan adanya seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di wilayah Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar,” ujarnya.

Dari keterangan saksi lainnya, M. Adi Yamin (30), diketahui dua hari sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya. Korban disebut merasa tidak enak badan serta mengalami nyeri di bagian dada hingga sesak napas.

“Menurut keterangan saksi pertama, korban juga memiliki riwayat penyakit ginjal,” tambah Rifani.

Usai menerima laporan, petugas piket Polsek Kertak Hanyar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Banjar untuk olah TKP.

Sejumlah barang milik korban turut diamankan petugas, di antaranya dompet berisi uang tunai, beberapa kartu identitas perusahaan pelayaran dan instansi, telepon genggam, hingga sejumlah obat-obatan.

Sementara itu, hasil pemeriksaan dokter forensik RSUD Ratu Zalecha Martapura, dr. Buyung Ramadhan, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 6 hingga 12 jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Saat ini, jenazah masih berada di RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Banjar guna mengetahui identitas serta mencari pihak keluarga korban. Jenazah sementara disimpan di lemari pendingin rumah sakit.Srf

Author: Damkarnews
Damkarnews