Cegah Kecelakaan Berulang, Warga Lok Tangga Pasang Pesan “HATI2 BANAR” di Jalan

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Kekhawatiran masyarakat terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Desa Lok Tangga, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, mendorong pemerintah desa untuk mengambil langkah konkret.

Tidak menunggu terjadinya insiden lanjutan, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lok Tangga melaksanakan aksi gotong royong guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruas jalan wilayah RT 003 Desa Lok Tangga pada Jumat (31/7/2026). Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperjelas marka polisi tidur (speed bump) dengan pengecatan menggunakan warna kuning dan putih yang lebih mencolok.

Dengan menggunakan mal kayu, proses pengecatan dilakukan agar polisi tidur lebih mudah terlihat oleh pengendara, terutama saat melintas dengan kecepatan tinggi maupun dalam kondisi pencahayaan yang minim.

Selain pengecatan marka polisi tidur, Pemdes dan BPD juga menambahkan pesan keselamatan di permukaan jalan menggunakan cat putih berukuran besar.

Tulisan “HATI2 BANAR” dipasang sebagai bentuk peringatan langsung kepada pengendara agar mengurangi kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan tersebut.

Pambakal Desa Lok Tangga, Khairul Huda, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya bersama dalam menekan potensi kecelakaan di titik yang dinilai rawan.

“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama. Di ruas jalan RT 003 ini sudah terlalu sering terjadi kecelakaan lalu lintas, utamanya disebabkan oleh pengguna jalan yang melaju kencang tanpa memperhatikan kondisi sekitar,” ujar Khairul Huda saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, keberadaan marka polisi tidur yang lebih jelas serta tulisan peringatan di badan jalan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengendara.

“Dengan adanya pengecatan polisi tidur yang lebih jelas serta tulisan imbauan ‘HATI2 BANAR’ ini, kami sangat berharap kesadaran para pengendara dapat meningkat. Harapan kita bersama tentu agar jalanan di desa kita menjadi aman dan masyarakat terhindar dari musibah kecelakaan,” pungkasnya.

Aksi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga menilai keberadaan marka yang lebih mencolok serta pesan keselamatan di badan jalan dapat menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk tidak melaju dengan kecepatan berlebihan.

Pemdes Lok Tangga juga mengimbau seluruh pengguna jalan, baik warga setempat maupun pengendara yang melintas, untuk senantiasa menjaga keselamatan dengan mematuhi batas kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.

Sebab, keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada rambu dan marka, tetapi juga pada kesadaran setiap individu yang berada di balik kemudi.

Author: Damkarnews
Damkarnews