Damkarnews.com, BANJAR β Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, terutama ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Merespons kondisi tersebut, relawan bersama jajaran Polres Banjar turun langsung ke lapangan dengan membagikan masker kepada masyarakat, Jumat (4/9/2026) pagi.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung di kawasan lampu merah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar. Sejumlah pengguna jalan yang melintas menjadi sasaran pembagian masker sebagai upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap.
Aksi tersebut melibatkan Relawan EBR Buser 690 Banjar, PSC Kabupaten Banjar, Satbinmas Polres Banjar, serta Satlantas Polres Banjar.
Ketua EBR Kabupaten Banjar, Sa’duddin, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap Karhutla.

Menurutnya, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah perlu meningkatkan kewaspadaan, terlebih paparan asap dalam kondisi tertentu dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
βIni merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Dengan kondisi asap akibat Karhutla seperti sekarang, kami mengimbau warga yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker,β ujar Sa’duddin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi.
Selain membagikan masker, para relawan dan petugas juga mengingatkan pengguna jalan agar tidak mengabaikan kondisi udara. Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat.
Aksi bersama ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi relawan dan aparat dalam menghadapi dampak Karhutla, tidak hanya dari sisi penanganan kebakaran, tetapi juga dalam melindungi kesehatan masyarakat yang terdampak.

