Damkarnews.com, BANJAR – Kepolisian akhirnya mengungkap dugaan penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Balau RT 001, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Jumat (22/5/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wita itu sempat membuat warga panik lantaran kobaran api cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Plt Humas Iptu M. Rifani menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan korban dan para saksi di lokasi, api pertama kali muncul dari gudang penyimpanan padi yang berada di belakang rumah milik Aliyasa.
“Api cepat membesar karena saat diketahui kondisinya sudah berkobar cukup besar sehingga korban tidak sempat melakukan pemadaman awal. Selain itu cuaca panas dan angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran api,” ujarnya.
Polisi menduga kebakaran tersebut dipicu korsleting arus listrik di gudang penyimpanan padi milik Aliyasa.
Dalam kejadian tersebut, dua rumah milik warga dilaporkan hangus terbakar. Masing-masing rumah milik H. Aspan (68) dan Aliyasa (60), yang keduanya merupakan warga Desa Balau RT 001 Kecamatan Karang Intan.
Akibat musibah itu, total kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. H. Aspan ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp200 juta, sedangkan Aliyasa mengalami kerugian sekitar Rp300 juta.
Petugas dari Polsek Karang Intan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan memasang garis polisi di area kebakaran.
Sementara itu, proses pemadaman melibatkan sekitar 25 unit pemadam kebakaran dan relawan. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 Wita.


