Sudah Lebih Dua Pekan Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Perempuan di Pengaron Akhirnya Terungkap

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Misteri kematian tragis seorang perempuan berinisial N (37) yang ditemukan tewas di area persawahan Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Setelah hampir dua pekan menjadi teka-teki dan menyita perhatian publik, Polres Banjar memastikan kasus tersebut telah berhasil diungkap dan akan segera disampaikan kepada masyarakat secara resmi.

Kepastian itu disampaikan Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Minggu (21/6/2026) sore.

“Benar, esok kami akan melaksanakan rilis terkait kasus tersebut,” ujar AKBP Fadli.

Meski demikian, Kapolres masih belum mengungkap detail mengenai identitas pelaku, proses penangkapan maupun kronologi yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Terungkapnya kasus tersebut menjadi kabar yang dinantikan masyarakat setelah penyelidikan intensif dilakukan sejak jasad korban ditemukan di area persawahan Dusun Sukaramai, Desa Lok Tunggul, pada Sabtu (30/5/2026) lalu.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Banjar mengaku telah mengantongi sejumlah nama yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus pembunuhan tersebut. Penyidik juga terus mengumpulkan dan mencocokkan berbagai alat bukti dengan keterangan para saksi yang telah diperiksa.

Kasatreskrim Polres Banjar AKP Rifandy Purnayangkara Putra pada Kamis (4/6/2026) lalu menyebutkan bahwa pihaknya telah mengarah kepada sosok yang diduga sebagai pelaku.

“Kami sudah mengantongi beberapa nama yang mengarah kepada terduga pelaku. Namun saat ini masih dilakukan pendalaman untuk mencocokkan keterangan saksi, alibi yang disampaikan, serta bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan di lapangan,” ungkapnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi saat itu menduga aksi pembunuhan dilakukan oleh seorang pelaku tunggal. Dugaan tersebut diperkuat oleh kondisi lokasi kejadian yang berada di area persawahan yang relatif sepi dan jauh dari aktivitas warga.

“Untuk sementara kami menduga pelaku hanya satu orang. Lokasi kejadian cukup sepi dan saat kejadian tidak ada warga yang berada di sekitar area persawahan,” jelas AKP Rifandy.

Selama proses penyelidikan, petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun, tidak ditemukan barang yang diduga milik pelaku. Polisi hanya berhasil mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar TKP untuk kepentingan penyidikan.

Kasus ini sempat menjadi perhatian luas masyarakat Kabupaten Banjar karena dinilai cukup misterius. Kini, dengan rencana rilis resmi dari Polres Banjar, publik menantikan pengungkapan lengkap terkait pelaku, motif, serta kronologi di balik kematian perempuan tersebut.

Author: Damkarnews
Damkarnews