Polisi Temukan Luka Tusuk di Leher Korban Pemilik Salon Yung, Dugaan Perampokan Makin Menguat

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Kasus kematian wanita paruh baya berinisial WMJ (70), warga Jalan Sukaramai, Kelurahan Jawa RT 02, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, memasuki babak baru. Polisi menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk luka tusuk di bagian leher.

Informasi tersebut disampaikan Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kanit Pidum Ipda Pasya Hassyanda Wirawanli saat memberikan keterangan terkait perkembangan penanganan kasus yang menggemparkan warga Martapura tersebut.

“Dari pemeriksaan awal terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban dan ada luka tusuk di bagian leher,” ujar Ipda Pasya Hasyanda Wirawanli, Selasa (1/9/2026).

Polisi sementara menduga WMJ menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi rumah korban yang menunjukkan sejumlah barang telah berpindah dari posisi semula.

“Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan,” tegasnya.

Selain kondisi rumah yang berantakan, sejumlah barang penting milik korban juga diketahui tidak berada di lokasi. Di antaranya telepon seluler (HP) serta kunci rumah korban.

“Untuk barang di rumah korban sendiri banyak yang berpindah atau tidak dalam posisi awalnya. Untuk HP korban serta kunci rumah tidak ada di lokasi kejadian,” jelasnya.

Sementara terkait kemungkinan adanya perhiasan milik korban yang turut hilang, polisi masih melakukan pendalaman. Petugas masih mengumpulkan informasi dari pihak keluarga untuk memastikan jenis dan jumlah barang berharga yang sebelumnya dimiliki korban.

“Untuk sementara perhiasan korban, namun lengkapnya kami masih mengumpulkan informasi dengan keluarga,” katanya.

Meski ditemukan sejumlah luka, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian WMJ. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

“Penyebab kematian masih menunggu kepastian dari forensik. Namun sementara yang bisa diberikan terkait luka yang saya sampaikan di atas tadi,” ungkap Ipda Pasya.

Dalam proses penyelidikan, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Polisi masih berupaya mengumpulkan informasi untuk mengungkap rangkaian kejadian hingga korban ditemukan meninggal dunia.

“Untuk saksi beberapa sudah ada yang kami periksa terkait kejadian. Itu saja yang bisa saya sampaikan. Pastinya kami dari kepolisian berusaha maksimal dalam mencari pelaku,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Jalan Sukaramai, Kelurahan Jawa RT 02, Kecamatan Martapura, digemparkan dengan penemuan WMJ dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (31/8/2026) malam.

Korban diketahui merupakan pekerja sekaligus pemilik salon rambut yang dikenal warga dengan nama Iyong Salon.

Kecurigaan warga bermula setelah korban tidak terlihat beraktivitas sepanjang hari. Kondisi rumah yang lampunya masih menyala hingga sore hari juga membuat warga semakin curiga.

Adik korban, SK, menceritakan warga kemudian mencoba memastikan kondisi WMJ. Seorang tetangga yang biasa berkunjung ke rumah korban, Mbak Wiwit, melihat ke dalam melalui celah ventilasi atau kasa.

Saat itu, tubuh korban terlihat dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak.

Warga kemudian meminta bantuan untuk membuka pintu rumah yang dalam keadaan terkunci. Setelah pintu berhasil dibuka, warga menemukan bercak darah di sekitar tubuh korban.

Warga tidak berani menyentuh maupun mengubah kondisi di dalam rumah dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Korban kemudian dievakuasi relawan EBR ke kamar jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan adanya tindak pidana semakin mencuat setelah keluarga mengetahui sejumlah barang milik korban tidak ditemukan, termasuk HP dan kunci rumah.

“Kunci rumahnya tidak ada, kemungkinan dibawa oleh pelaku. Selain itu, ponsel (HP) milik korban juga hilang dan sudah tidak aktif lagi saat dihubungi,” ungkap SK sebelumnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan secara intensif. Olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti serta pemeriksaan forensik dilakukan untuk mengungkap secara terang kasus kematian WMJ.

Polisi juga masih mendalami motif dan mengejar pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Hasil pemeriksaan forensik nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian korban.

Author: Damkarnews
Damkarnews