Pengabdian Tak Diukur dari Bantuan, Hasan Hamdan Suntik Semangat Relawan Damkar Banjar

Bagikan

Damkarnew.com, BANJAR – Tidak semua kelompok relawan pemadam kebakaran di Kabupaten Banjar bisa mendapatkan bantuan peralatan pada tahap penyaluran kali ini. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat mereka untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua Buser 690 Banjar, M. Hasan Hamdan, mengajak seluruh relawan tetap menjaga kekompakan dan tidak berkecil hati meski belum menerima bantuan mesin pemadam kebakaran yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Menurutnya, tugas kemanusiaan yang dijalankan para relawan memiliki arti penting bagi masyarakat. Karena itu, semangat untuk membantu sesama harus tetap menjadi prioritas, terlepas dari ada atau tidaknya bantuan peralatan.

Saat dihubungi melalui telepon, Jumat (6/11/2026), Hasan mengakui bahwa kebutuhan peralatan pemadam kebakaran memang cukup besar, mengingat banyaknya kelompok relawan yang tersebar di wilayah Kabupaten Banjar.

“Kami memahami masih ada kawan-kawan yang belum mendapatkan bantuan. Saya berharap jangan sampai hal itu membuat semangat mereka menurun. Tetaplah menjalankan pengabdian dengan penuh keikhlasan, karena keberadaan relawan sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Banjar atas perhatian yang diberikan melalui penyaluran 75 unit mesin pemadam kebakaran. Bantuan tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kesiapan relawan dalam menjalankan tugas di lapangan.

Hasan berharap peralatan yang telah diberikan bisa dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk mendukung upaya penanganan karhutla agar kebakaran tidak semakin meluas.

Lebih lanjut, ia berharap perhatian pemerintah daerah terhadap kelompok relawan terus berlanjut. Terlebih, pada 2027 mendatang Pemkab Banjar berencana kembali memberikan bantuan hibah berupa mesin standar pemadam kebakaran beserta perlengkapannya.

“Kami berharap rencana bantuan tahun depan bisa terealisasi sehingga kelompok-kelompok yang belum tersentuh bantuan juga mendapat kesempatan untuk memiliki peralatan pemadam yang memadai,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar sebelumnya menjelaskan bahwa jumlah kelompok relawan pemadam kebakaran di Kabupaten Banjar mencapai ratusan. Kondisi tersebut membuat bantuan 75 unit mesin pada tahap penyaluran kali ini belum dapat mengakomodasi seluruh kelompok.

Penyaluran bantuan diprioritaskan kepada kelompok relawan yang telah aktif mendirikan posko penanganan karhutla.

Bagi para relawan, keterbatasan sarana bukan berarti pengabdian harus berhenti. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, mereka diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi musibah kebakaran.

Author: Damkarnews
Damkarnews