Damkarnews.com, BANJARBARU – Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan Selatan, aksi kemanusiaan dilakukan Relawan Damkar Swasta Komsa bersama Al Irsyad Al Islamiah Kalimantan Selatan dengan membagikan ribuan masker dan vitamin kepada para pengguna jalan.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Simpang Empat Lampu Merah Dr Murjani, Kota Banjarbaru, Senin (28/9/2026) pagi. Para relawan tampak berdiri di tepi jalan, menyapa pengendara satu per satu sambil menyerahkan masker dan vitamin sebagai upaya melindungi masyarakat dari dampak buruk asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebanyak 7.500 masker dibagikan dalam aksi sosial tersebut. Masker itu merupakan bantuan dari Al Irsyad Al Islamiah Kalimantan Selatan yang berkolaborasi dengan Relawan Damkar Komsa.

Aksi ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi kualitas udara yang menurun akibat karhutla yang selama beberapa bulan terakhir melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan. Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, hingga Kota Banjarmasin menjadi wilayah yang terdampak cukup berat.
Kabut asap yang terus terjadi juga berdampak pada meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Data yang beredar menunjukkan jumlah kasus ISPA di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan mencapai puluhan ribu kasus.
Koordinator kegiatan, Bayu, mengatakan pembagian masker dan vitamin ini merupakan bentuk kepedulian relawan kepada masyarakat yang setiap hari harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

“Selama ini masyarakat mengenal relawan damkar identik dengan memadamkan api. Namun, saat kabut asap datang, kami juga merasa terpanggil untuk ikut menjaga kesehatan masyarakat. Karena itu kami berkolaborasi dengan Al Irsyad Al Islamiah Kalsel membagikan 7.500 masker dan vitamin agar warga yang beraktivitas di luar ruangan bisa lebih terlindungi,” ujar Bayu.
Menurutnya, langkah kecil tersebut diharapkan dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama bagi pengendara, pekerja lapangan, dan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di luar rumah.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di tengah kabut asap. Kami berharap kondisi ini segera berakhir dan hujan segera turun sehingga kualitas udara kembali membaik,” tambahnya.
Aksi sosial itu pun mendapat respons positif dari para pengguna jalan. Banyak pengendara yang menerima masker sambil menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang tetap bergerak membantu masyarakat, bukan hanya saat kebakaran terjadi, tetapi juga ketika dampak asap mulai mengancam kesehatan warga.

