Kabupaten Banjar: 671 Jamaah Siap Berangkat, Mayoritas Lansia Jadi Perhatian Utama

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Lonjakan jumlah jamaah haji di Kabupaten Banjar tahun ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dengan total mencapai 671 orang, peningkatan signifikan ini memaksa penguatan layanan, terutama bagi jamaah berusia lanjut yang mendominasi keberangkatan.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar dengan Bupati Banjar di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Jumat (10/4/2026).

Kepala Kemenhaj Kabupaten Banjar, H Erfan Maulana, mengungkapkan bahwa mayoritas jamaah berada pada rentang usia 41 hingga 70 tahun. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah.

“Karakteristik jamaah kita memang didominasi usia dewasa hingga lansia, sehingga perlu perhatian khusus, terutama dari sisi kesehatan dan pendampingan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi risiko, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi, mulai dari monitoring kesehatan mandiri hingga pendampingan intensif bagi jamaah risiko tinggi. Koordinasi antar petugas juga diperkuat agar pelayanan berjalan maksimal.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, sebagian besar jamaah dinyatakan layak berangkat. Tercatat 205 orang dalam kondisi sehat, sementara 457 lainnya tetap bisa berangkat dengan catatan pendampingan khusus. Hanya satu orang yang belum memenuhi syarat kesehatan.

Tak hanya itu, kesiapan administrasi juga sudah hampir tanpa celah. Seluruh dokumen, mulai dari paspor, bio-visa hingga kepesertaan BPJS kesehatan, dipastikan lengkap dan aktif.

Di sisi operasional, keberangkatan jamaah akan dibagi dalam lima kelompok terbang (kloter) secara bertahap mulai akhir April hingga pertengahan Mei 2026. Petugas kloter pun telah ditunjuk, termasuk tim medis yang akan mendampingi jamaah selama perjalanan.

Menariknya, peningkatan jumlah jamaah tahun ini tergolong cukup tajam. Dari 462 orang pada 2025, kini melonjak menjadi 671 orang di 2026—naik sekitar 45 persen.

Namun di balik kabar tersebut, antrean panjang masih menjadi kenyataan. Jumlah pendaftar haji di Kabupaten Banjar kini mencapai 18.017 orang, dengan masa tunggu rata-rata hingga 30 tahun.

Bupati Banjar pun menekankan pentingnya kesiapan lintas sektor dalam menghadapi peningkatan ini. Ia meminta seluruh petugas bekerja lebih optimal demi memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah.

“Dengan jumlah yang terus meningkat, pelayanan juga harus semakin baik. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dimatangkan, pemerintah berharap penyelenggaraan haji tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, khususnya bagi jamaah lansia yang membutuhkan perhatian ekstra.

Author: Damkarnews
Damkarnews