Kabar Gembira Pecinta Bola! Stadion Mini Barakat Martapura Siap Tampil Lebih Modern Akhir 2026

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Kabar baik bagi pecinta sepak bola di Kabupaten Banjar. Setelah menyelesaikan renovasi tahap pertama pada Juli 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Banjar berencana melanjutkan pembangunan Stadion Mini Barakat Martapura ke tahap kedua melalui APBD Perubahan 2026.

Proyek lanjutan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 sehingga stadion kebanggaan masyarakat Martapura tersebut dapat memiliki fasilitas yang semakin representatif dan mendekati standar yang ditetapkan PSSI maupun FIFA.

Sebelumnya, renovasi tahap pertama telah menelan anggaran sekitar Rp6,1 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar. Pekerjaan tersebut difokuskan pada peningkatan sejumlah fasilitas dasar stadion guna menunjang aktivitas olahraga dan pembinaan atlet sepak bola daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, Irwan Jaya, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan peninjauan ulang terhadap sejumlah proyek fisik yang akan dijalankan pada tahun anggaran berjalan, termasuk kelanjutan renovasi Stadion Mini Barakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Irwan usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, evaluasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kenaikan harga material bangunan dan biaya distribusi yang dipengaruhi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kami melakukan evaluasi, khususnya terhadap penganggaran kegiatan yang sudah berjalan. Terutama kegiatan-kegiatan yang terdampak pada kenaikan harga akibat penyesuaian harga BBM,” ujar Irwan.

Ia menjelaskan, terdapat dua proyek prioritas yang menjadi perhatian Disbudporapar pada tahun ini, yakni pembangunan Gedung Indoor Poli tahap kedua dan kelanjutan renovasi lapangan sepak bola atau Stadion Mini Barakat.

Irwan menilai penyesuaian harga dalam perencanaan proyek sangat penting agar pelaksana pekerjaan tidak mengalami kerugian yang berpotensi menghambat penyelesaian pembangunan.

“Kalau menggunakan harga lama sementara harga material di lapangan sudah naik, tentu akan memberatkan penyedia jasa. Kami ingin pekerjaan tetap berjalan dengan baik dan kualitasnya terjaga,” katanya.

Meski proses evaluasi masih berlangsung dan belum ada kontrak baru yang ditandatangani, Disbudporapar tetap optimistis proyek renovasi tahap kedua Stadion Mini Barakat dapat dilaksanakan dan diselesaikan pada tahun ini.

“Untuk lapangan bola, insyaallah kita maksimalkan tahun ini. Harapannya agar tidak menjadi beban di tahun anggaran berikutnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga mempertimbangkan waktu pelaksanaan secara matang agar pekerjaan tidak dilakukan secara terburu-buru. Hal tersebut penting untuk menjaga kualitas hasil pembangunan sekaligus menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka akhir 2026 akan menjadi momentum penting bagi dunia olahraga Kabupaten Banjar dengan hadirnya Stadion Mini Barakat yang lebih modern, nyaman, dan siap menunjang berbagai kompetisi sepak bola di tingkat daerah maupun regional.

Author: Damkarnews
Damkarnews