Damkarnews.com, TANAH BUMBU – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. Ahkmad Rahman (15), remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga diterkam buaya saat mencari ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batulicin, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (13/7/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 12.35 Wita setelah dua hari pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan bersama aparat dan relawan. Namun, penemuan tersebut menyisakan kepedihan bagi keluarga dan warga setempat karena kondisi jasad korban sudah tidak utuh.
Jasad Ahkmad ditemukan mengapung di aliran sungai pada jarak sekitar 7,5 hingga 10 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa korban menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di sungai.
Kepala Unit Siaga SAR Batulicin, Achmad Rusyandhy, membenarkan bahwa korban ditemukan di wilayah Kecamatan Batulicin, cukup jauh dari titik awal hilangnya korban di Kecamatan Karang Bintang.
“Korban berhasil ditemukan sekitar 10 kilometer dari titik awal hilangnya di Kecamatan Karang Bintang dan ditemukan di wilayah Kecamatan Batulicin,” ujarnya di lokasi pencarian.
Menurut informasi di lapangan, kondisi jasad korban yang sudah tidak utuh membuat proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati oleh petugas. Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, korban langsung dibawa ke Puskesmas Karang Bintang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Saat ini korban dibawa ke puskesmas terlebih dahulu. Selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Achmad.
Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat desa, serta masyarakat setempat. Tim juga didukung berbagai peralatan penyelamatan air untuk menyisir aliran sungai yang memiliki arus cukup deras.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian sehingga operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari kedua pencarian. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Karang Bintang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” katanya.
Putu juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama di kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, khususnya di wilayah yang memiliki potensi keberadaan buaya,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas di kawasan sungai yang menjadi habitat satwa liar. Warga di sekitar DAS Batulicin diharapkan semakin berhati-hati dan menghindari aktivitas seorang diri di lokasi yang rawan kemunculan buaya.


