Damkarnews.com, KATINGAN – Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu dari dua anggota polisi yang dilaporkan tenggelam di Sungai Katingan, Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Sabtu (4/7/2026).
Korban diketahui bernama Bripda Nopandri (23). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 15.55 Wib setelah tim menerima laporan dari warga yang melihat sesosok jasad tersangkut di batang kayu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, Desa Tumbang Lahang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan lokasi penemuan korban berjarak sekitar 36,4 kilometer dari titik awal kejadian.
“Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban setelah menerima informasi dari masyarakat yang melihat jasad tersangkut kayu di DAS Katingan, Desa Tumbang Lahang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Alit.
Pada hari ketiga operasi, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian secara masif. Selain menyisir aliran sungai, pencarian juga dilakukan melalui jalur udara dengan mengerahkan Helikopter Bell-429 P3201 milik Polri serta memanfaatkan drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban.
Usai menemukan Bripda Nopandri, tim langsung kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap korban kedua, Aiptu Sumariyanto, yang hingga Sabtu sore masih belum ditemukan.
“Setelah penemuan korban pertama, tim langsung melanjutkan penyisiran untuk mencari Aiptu Sumariyanto. Semoga korban dapat segera ditemukan,” tambah Alit.
Diketahui, kedua anggota Polri tersebut diduga tenggelam saat berupaya menyelamatkan diri dalam operasi pemberantasan narkoba yang berujung tragedi pada Kamis (2/7/2026) dini hari.
Saat melakukan penggerebekan di rumah terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, petugas diduga mendapat perlawanan dari pelaku yang menyerang menggunakan senjata tajam dan diduga juga menggunakan senjata api rakitan. Dalam situasi tersebut, kedua anggota polisi diduga terjun ke Sungai Katingan dan kemudian dinyatakan hilang.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, Ditsamapta Polda Kalteng, Ditpolairud Polda Kalteng, Inafis Polda Kalteng, Satpolairud Polres Katingan, Polsek Katingan Tengah, Koramil 1019-04/Katingan Tengah, BPBD Kabupaten Katingan, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.


