Irwan Bora Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Banjar 2026-2030, Fokus Tingkatkan Prestasi Atlet

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) periode 2026–2030 di Gedung Sultan Sulaiman, Martapura, Selasa (28/4/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banjar H. Ikhwansyah. Hadir pula perwakilan KONI Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua KONI Kabupaten Banjar periode 2022–2026 H. Muhammad Rofiqi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam forum Musorkab tersebut, H. Irwan Bora resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Kabupaten Banjar masa bakti 2026–2030. Ia memperoleh dukungan dari 29 pengurus kabupaten (Pengkab) cabang olahraga (cabor) dari total 47 Pengkab cabor yang terdaftar.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Irwan Bora menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KONI Banjar selama empat tahun ke depan.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada teman-teman pengurus cabor dan KONI Kabupaten Banjar yang telah memberikan amanah kepada saya sebagai Ketua KONI secara aklamasi periode 2026–2030,” ujarnya.

Menurut Irwan, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk membawa dunia olahraga Kabupaten Banjar semakin maju dan berprestasi.

Ia juga mengaku mendapat pesan khusus dari Ketua KONI sebelumnya, H. Muhammad Rofiqi, agar kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian olahraga daerah.

“Pesan dari Pak Rofiqi menjadi perhatian kami, jangan sampai di masa kepengurusan 2026–2030 justru lebih mundur daripada sebelumnya. Ini menjadi PR bagi pengurus baru nantinya,” katanya.

Dalam visi dan misinya, Irwan Bora menargetkan terciptanya dunia olahraga Kabupaten Banjar yang berprestasi dan berkarakter melalui pola pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menilai sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi hal penting dalam mendukung pengembangan olahraga, terutama terkait pembinaan atlet dan dukungan anggaran.

“Kita tidak bisa lepas dari dukungan pemerintah daerah, karena pembinaan olahraga tentu membutuhkan dukungan anggaran. Saya berharap seluruh pengurus KONI nantinya bisa bersatu dan menyamakan persepsi untuk memajukan olahraga Banjar,” ucapnya.

Irwan Bora juga menyoroti persoalan atlet berprestasi yang kerap direkrut daerah lain menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Menurutnya, regulasi untuk melindungi atlet daerah sebenarnya sudah diterapkan pada kepengurusan sebelumnya. Namun, aturan tersebut akan kembali dievaluasi dan diperkuat agar atlet potensial Banjar tetap bertahan membela daerah sendiri.

“Insyaallah nanti akan kami kaji lagi regulasinya supaya lebih kuat dan lebih masif, agar atlet-atlet berprestasi Kabupaten Banjar tidak dicuri daerah lain,” pungkasnya.*Srf

Author: Damkarnews
Damkarnews