Hilang Sejak Senin, Korban Sampan Terbalik di Sungai Bulik Ditemukan Meninggal Dunia

Bagikan

Damkarnews.com, LAMANDAU – Duka menyelimuti operasi pencarian korban kecelakaan sampan di Sungai Bulik, Desa Batu Tunggal, Kabupaten Lamandau. Setelah tiga hari berjibaku dengan arus sungai dan medan yang cukup sulit, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (6/5/2026).

Korban diketahui bernama Agus Cahyono (46), warga Desa Kerajan Tuban, Jawa Timur. Ia sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (4/5) sore, usai sampan yang digunakannya untuk menyeberang terbalik dan tenggelam di aliran sungai tersebut.

Pencarian yang memasuki hari ketiga difokuskan pada perluasan area hingga ke arah hilir. Upaya ini membuahkan hasil setelah tim melakukan penyisiran intensif sejak pagi hari.

Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi, mengungkapkan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 13.50 WIB, dengan jarak kurang lebih 3 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan di pinggir sungai dalam kondisi tersangkut pada pohon tumbang,” jelasnya.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, aparat TNI-Polri setempat, BPBD Kabupaten Lamandau, hingga masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang terlibat hingga operasi dapat dituntaskan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup,” tegasnya.

Author: Damkarnews
Damkarnews