Damkarnews.com, BANJAR – Kekeringan yang melanda dalam beberapa bulan terakhir membuat warga Desa Bi’ih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Kondisi tersebut mendorong warga RT 02 Desa Bi’ih untuk bergotong royong membuat sumur gali sebagai sumber air alternatif di tengah kemarau yang hampir berlangsung selama tiga bulan.
Kegiatan pembuatan sumur dilakukan secara bersama-sama oleh warga pada Jumat (28/8/2026). Dengan semangat gotong royong, warga bahu-membahu menggali sumur hingga akhirnya pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu dua hari.
Pambakal Desa Bi’ih, Yusuf Halidi, mengatakan keberadaan sumur gali tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama ketika persediaan air mulai sulit akibat kemarau panjang.
“Alhamdulillah, warga RT 02 bergotong royong membuat sumur gali. Ini sangat membantu masyarakat, apalagi sudah hampir tiga bulan kita menghadapi musim kemarau,” ujar Yusuf.
Menurutnya, air merupakan kebutuhan utama masyarakat yang digunakan bukan hanya untuk kebutuhan minum dan memasak, tetapi juga berbagai aktivitas rumah tangga lainnya, seperti mencuci pakaian dan keperluan sehari-hari.
Karena itu, keberadaan sumur tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi warga untuk mendapatkan sumber air selama musim kemarau.
“Air ini kebutuhan sehari-hari. Bukan hanya untuk minum, tetapi juga untuk mencuci pakaian dan kebutuhan lainnya. Jadi sumur ini sangat berarti bagi warga,” katanya.
Yusuf mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat RT 02 yang secara sukarela ikut dalam proses pembuatan sumur tersebut.
Ia berharap budaya gotong royong seperti ini terus dipertahankan, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan bersama.
“Pengerjaannya selesai dalam dua hari. Ini bukti bahwa kalau dikerjakan bersama-sama, pekerjaan yang berat bisa menjadi lebih ringan,” pungkasnya.





