Damkarnews.com, BANJAR – Camat Martapura Timur, M. Sonwani Agus, memberikan klarifikasi terkait peristiwa meninggalnya seorang peserta pawai ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIX Tingkat Kabupaten Banjar berinisial YH, Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kecamatan Simpang Empat, yang terjadi usai mengikuti rangkaian pawai pembukaan, Sabtu (1/8/2026).
Sonwani menegaskan bahwa insiden yang menimpa korban tidak terjadi di wilayah Kecamatan Martapura Timur. Menurutnya, korban mendapatkan pertolongan di Warung Haris, kawasan Pasayangan, yang masuk wilayah Martapura Kota.
“Kejadiannya sudah di luar wilayah Kecamatan Martapura Timur, tepatnya di Warung Haris Pasayangan, Martapura Kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, panitia pelaksana telah menyiapkan tenaga medis di sejumlah titik sepanjang jalur pawai yang berada di wilayah Kecamatan Martapura Timur sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kondisi darurat kesehatan.
Menurut Sonwani, rombongan Kecamatan Simpang Empat berada pada urutan ke-9 dalam pawai ta’aruf sehingga posisinya tidak terlalu jauh dari panggung utama yang juga dilengkapi posko kesehatan.
“Harusnya rekan-rekan sesama peserta dari Kecamatan Simpang Empat segera membawa korban ke posko kesehatan terdekat yang berada di samping tenda utama, bukan ke Warung Haris Pasayangan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa meski tidak semua venue dilengkapi paramedis dan ambulans yang siaga secara tetap, sistem layanan kesehatan selama pelaksanaan MTQ tetap berjalan.
Kepala puskesmas, lanjut Sonwani, telah ditugaskan berkeliling untuk memantau kondisi kesehatan di setiap venue. Selain itu, pada seluruh lokasi pemondokan kafilah maupun sekretariat LPTQ juga telah disediakan nomor kontak layanan kesehatan yang dapat dihubungi sewaktu-waktu apabila diperlukan.
Sebelumnya, suasana pembukaan MTQ XLIX Tingkat Kabupaten Banjar yang berlangsung meriah berubah menjadi duka setelah YH dilaporkan mengalami kondisi lemas usai mengikuti pawai ta’aruf.
Dalam video yang beredar di media sosial, korban tampak mendapat pertolongan dari rekan-rekannya sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya YH. Pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan dan informasi resmi terkait penyebab kematian korban.


