Damkarnews.com, BANJAR – Menyambut kedatangan jutaan jemaah dari berbagai daerah pada momentum 5 Rajab 1448 Hijriah/2026 Masehi di kawasan Musala Ar-Raudhah Sekumpul, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mulai mematangkan berbagai persiapan. Mulai dari pelayanan jemaah, penyediaan tempat istirahat, hingga kesiapan personel dan posko terpadu menjadi perhatian utama.
Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi (rakor) lintas sektor yang digelar di Aula Barakat Kabupaten Banjar, Senin (26/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan kesiapan seluruh instansi dan unsur terkait agar pelaksanaan kegiatan rutin Sekumpul berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah.
Rakor dibuka langsung Bupati Banjar H Saidi Mansyur, didampingi Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto dan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi. Turut hadir jajaran Forkopimda, kepala SKPD, serta sejumlah pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pelayanan jemaah.
Dalam arahannya, Saidi Mansyur menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada para jemaah.
Menurutnya, pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar berbagai kekurangan dapat diperbaiki. Seluruh instansi diminta memperkuat koordinasi dan mempersiapkan kebutuhan sejak dini.
Salah satu perhatian khusus Bupati adalah ketersediaan tempat beristirahat bagi jemaah, terutama mereka yang datang dari luar daerah. Ia meminta SKPD terkait mengoptimalkan pemanfaatan aula milik pemerintah maupun fasilitas lain yang layak untuk dijadikan tempat penginapan gratis.

“Jangan hanya memikirkan kesiapan fasilitas, tetapi perhatikan juga bagaimana cara kita melayani para jemaah. Sambut mereka dengan sopan santun, ramah, dan penuh keikhlasan. Mereka adalah tamu yang datang untuk beribadah, sehingga sudah sepatutnya kita memberikan pelayanan terbaik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Tim Posko Induk Sekumpul, H Abdel, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh instansi, baik SKPD maupun lembaga vertikal, dalam mendukung pelayanan jemaah melalui posko induk.
Menurutnya, koordinasi sejak awal sangat diperlukan, terutama menyangkut kesiapan personel, fasilitas pelayanan, serta dukungan berbagai kebutuhan di lapangan.
Ia juga menyampaikan bahwa penyiapan tenda posko terpadu diharapkan dapat dilakukan mulai H-4 hingga H+3 pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, seluruh unsur pelayanan sudah siap sebelum arus kedatangan jemaah meningkat.
“Yang kami harapkan adalah adanya kesiapan dan kebersamaan seluruh pihak. Posko induk nantinya menjadi salah satu pusat koordinasi pelayanan, sehingga personel dan instansi terkait harus benar-benar memahami tugas masing-masing dalam membantu para jemaah,” ujarnya.
Abdel menambahkan, pelaksanaan kegiatan juga tetap mengacu pada imbauan dan fatwa ahli waris tahun 2023 yang akan terus menjadi pedoman serta disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan kelancaran, tetapi juga memperhatikan kebersihan lingkungan, ketertiban, serta keramahan dalam menyambut jemaah.
“Momentum 5 Rajab ini merupakan kegiatan yang sangat besar dan melibatkan banyak orang. Karena itu, diperlukan kepedulian serta kerja sama semua pihak. Kami berharap jemaah yang datang bisa merasa aman, nyaman, dan terbantu selama mengikuti rangkaian kegiatan,” harapnya.

