Damkar news.com, BANJAR – Warga Jalan Sekumpul Raya, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan paruh baya yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (14/10/2026) malam.
Korban berinisial Hj. N (66) ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dengan posisi terlentang di bagian dapur rumahnya. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Terungkapnya kejadian ini bermula setelah adanya laporan masyarakat kepada pihak kepolisian terkait penemuan seorang perempuan yang sudah tidak bernyawa di kediamannya.
Kapolsek Martapura, Iptu Auliya Safi’i, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa adanya penemuan mayat di Jalan Sekumpul Ujung, tepatnya di Jalan Sekumpul Raya RT 05, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura,” ungkap Iptu Auliya Safi’i saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Rabu malam.

Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun kepolisian dari pihak keluarga dan sejumlah saksi, korban diketahui selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut setelah suaminya meninggal dunia.
Bahkan, berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui aktivitas korban, almarhumah terakhir kali terlihat beraktivitas di luar rumah pada Sabtu lalu. Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum akhirnya ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi kejadian.
Meski kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan, polisi menyebutkan bahwa sejauh pemeriksaan awal di lokasi, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Sampai saat ini belum ada. Kami masih mendalami karena kondisi mayat sudah membusuk, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh pihak rumah sakit terlebih dahulu untuk dilakukan visum,” jelasnya.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura menggunakan ambulan Emergency Banjar Response (EBR) guna menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian perempuan berusia 66 tahun tersebut.

