Damkarnews.com, BANJARMASIN –Suasana di kawasan Sungai Martapura, Jalan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, mendadak dikejutkan dengan kabar seorang anak laki-laki berusia 11 tahun tenggelam saat bermain bersama teman-temannya, Minggu (6/9/2026) sore.
Korban yang diketahui berinisial H (11), warga Jalan Jahri Saleh, Kompleks Japri Zamzam, dilaporkan tenggelam sekitar pukul 17.30 Wita. Hingga malam hari, keberadaan korban masih belum ditemukan.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin sekitar pukul 18.30 Wita dari Dedy, perwakilan Rescue 911.
Berdasarkan informasi awal, korban bersama sejumlah temannya sedang bermain di sekitar Sungai Martapura. Saat kejadian, korban yang diketahui tidak bisa berenang tiba-tiba tenggelam ke dalam sungai.
Teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya kondisi sungai dan keterbatasan kemampuan membuat upaya tersebut tidak berhasil. Korban kemudian hilang dari pandangan dan dilaporkan belum ditemukan.
Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin langsung bergerak. Sebanyak enam personel rescue diberangkatkan menggunakan Rescue Car D-Max pada pukul 18.47 Wita menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung melakukan koordinasi dan asesmen untuk menentukan pola pencarian yang dinilai paling efektif sekaligus aman bagi seluruh personel.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Satpolair Polresta Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Rescue 911, serta masyarakat setempat.
Dalam pencarian tersebut, tim menyiapkan berbagai peralatan, mulai dari perahu karet, perlengkapan water rescue, peralatan selam, perangkat komunikasi hingga peralatan pendukung lainnya.
Penyisiran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus Sungai Martapura. Tim akan melakukan pencarian di permukaan menggunakan perahu karet serta penyelaman pada titik-titik yang dinilai memungkinkan dan aman.
SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan kejadian.
“Setelah menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Tim akan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk menentukan metode pencarian yang efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujar I Putu Sudayana.
Ia menegaskan, seluruh sumber daya yang tersedia akan dimaksimalkan dalam operasi pencarian korban.
Selain pencarian, I Putu juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika anak-anak bermain di sekitar sungai.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar sungai. Jangan biarkan anak bermain di area perairan tanpa pengawasan, terlebih bagi anak yang tidak memiliki kemampuan berenang,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi petugas apabila terjadi kondisi darurat di wilayah perairan sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Hingga berita ini diterbitkan, H masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. Petugas bersama unsur terkait dan masyarakat terus melakukan penyisiran serta berkoordinasi untuk menemukan korban.

