Damkarnews.com, BANJAR – Musibah kebakaran melanda permukiman warga di RT 02, Desa Labuan Tabu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat (14/8/2026) siang. Sedikitnya empat rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kobaran api membuat puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bersama para relawan berjibaku memadamkan api selama kurang lebih 45 menit.
Pambakal Labuan Tabu, Syahriannor, mengatakan api mulai terlihat sekitar pukul 14.00 Wita. Petugas bersama relawan kemudian bergerak cepat untuk mencegah kobaran api merambat ke bangunan lain.
“Kejadian kebakaran di desa kami kurang lebih jam dua siang. Untuk bangunan yang terdampak, tiga rumah mengalami rusak berat dan satu rumah rusak ringan, jadi total ada empat rumah,” ujar Syahriannor saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, rumah-rumah yang terdampak dihuni oleh beberapa kepala keluarga (KK);Bahkan, terdapat satu rumah yang ditempati dua KK.
“Ada rumah yang dihuni dua KK, ada juga yang satu KK,” jelasnya.
Syahriannor mengungkapkan, kobaran api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga yang berada di bagian tengah permukiman. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.
“Masalah penyebabnya apakah korsleting listrik, dari dapur, atau hal lain kami belum mengetahui secara pasti,” terangnya.

Sebelum kebakaran terjadi, wilayah Desa Labuan Tabu diketahui sempat mengalami pemadaman listrik sejak sekitar pukul 10.30 Wita. Api kemudian diperkirakan muncul bertepatan dengan kembali menyala aliran listrik.
Meski saat kejadian sejumlah penghuni masih berada di dalam rumah, beruntung tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan mengalami luka-luka.
“Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada, namun harta benda warga habis terbakar,” ungkapnya.
Pasca-kebakaran, Pemerintah Desa Labuan Tabu bersama pengurus RT setempat langsung melakukan koordinasi untuk penanganan tanggap darurat. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu warga terdampak, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari pihak terkait.





