Hampir 6 Bulan Hilang, Remaja Martapura Ditemukan di Tanah Laut Bersama Pria 38 Tahun

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Penantian panjang keluarga Nur Halizah (16), remaja perempuan asal Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, akhirnya menemui titik terang.

Hampir enam bulan sejak dilaporkan meninggalkan rumah, keberadaan Nur Halizah berhasil diungkap polisi. Remaja tersebut ditemukan di sebuah rumah di Kabupaten Tanah Laut, Senin (27/7/2026) malam.

Dalam pengungkapan itu, Unit Resmob Polres Banjar juga menemukan Nur Halizah bersama seorang pria bernama Mulyadi (38).

Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfiannor mengatakan, keberadaan Nur Halizah diketahui setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan orang hilang yang diterima sebelumnya.

“Pada Senin, 27 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wita, Unit Resmob Polres Banjar melakukan penyelidikan terhadap laporan orang hilang atau tidak diketahui keberadaannya,” ujar Alfiannor.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa Nur Halizah diduga berada di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi antara Unit Resmob Polres Banjar dan Unit Resmob Polres Tanah Laut.

Sekitar pukul 22.00 Wita, tim bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan remaja tersebut.

Upaya polisi akhirnya membuahkan hasil.

Nur Halizah ditemukan bersama Mulyadi di sebuah rumah yang berada di Gang Keluarga RT 003/RW 001, Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Keduanya kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Banjar untuk menjalani proses lebih lanjut.

Sebelum ditemukan, Nur Halizah dilaporkan meninggalkan rumah keluarganya di Jalan Sekumpul Gang Pribadi No. 26 RT 05/RW 06, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat itu, Nur Halizah diketahui keluar dari rumah dan sempat terlihat oleh adiknya. Namun, sang adik tidak menaruh kecurigaan karena mengira kepergian tersebut merupakan hal biasa.

Kecurigaan baru muncul ketika Nur Halizah tidak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga kemudian menunggu kepulangannya. Namun, waktu terus berlalu dan Nur Halizah tak kunjung memberikan kabar.

Khawatir dengan kondisi anaknya, Jabaedah akhirnya melaporkan hilangnya Nur Halizah ke SPKT Polres Banjar.

Laporan tersebut kemudian menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya keberadaan remaja tersebut berhasil diketahui.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan keberadaan Nur Halizah.

Salah satunya berupa satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna hitam putih dengan nomor polisi DA 4835 SI.

Sementara itu, Mulyadi diketahui merupakan warga Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Saat ini, Nur Halizah dan Mulyadi telah dibawa ke Polres Banjar.

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian selama Nur Halizah tidak diketahui keberadaannya.

Selain itu, polisi juga akan memastikan kondisi Nur Halizah serta menggali keterangannya terkait keberadaannya selama hampir enam bulan terakhir.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi titik terang bagi keluarga yang selama berbulan-bulan menanti kepulangan Nur Halizah.

Author: Damkarnews
Damkarnews