Dugaan Adu Jotos Kepala Dinas dan Kabid Hebohkan Pemkab Banjar, Sekda Buka Suara

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Dugaan aksi adu jotos yang melibatkan seorang kepala dinas dengan kepala bidang di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menghebohkan kalangan aparatur sipil negara (ASN). Insiden yang disebut terjadi pada Senin (15/6/2026) pagi itu kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perselisihan tersebut diduga melibatkan seorang Kepala Dinas berinisial IJ dengan seorang Kepala Bidang berinisial AY. Ketegangan yang awalnya dipicu perbedaan pendapat disebut berujung pada kontak fisik di lingkungan kantor, sehingga memicu berbagai spekulasi di kalangan pegawai.

Kabar tersebut akhirnya mendapat tanggapan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H. Yudhi Andrea. Saat dikonfirmasi pada Rabu (8/7/2026), ia tidak membantah adanya insiden tersebut.

Menurut Yudhi, gesekan di lingkungan kerja memang dapat terjadi sebagai bagian dari dinamika organisasi. Namun, persoalan semacam itu seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme internal, bukan dengan tindakan yang mengarah pada kekerasan.

“Ya, ini kan memang kadang dinamika dalam pekerjaan sebenarnya. Sehingga ada sedikit-sedikit gesekan, yang sebenarnya bisa kita selesaikan dengan diskusi, dengan rapat, dan arahan,” ujarnya.

Yudhi mengungkapkan, Pemkab Banjar kini telah mengambil langkah cepat dengan melakukan mediasi terhadap kedua pihak agar persoalan tidak semakin melebar.

“Sementara kita sudah dengar, dan saat ini kita lakukan mediasi kepada yang bersangkutan,” katanya.

Terkait beredarnya isu bahwa perkara tersebut akan dibawa ke ranah hukum dan dilaporkan ke kepolisian, Yudhi mengaku hingga kini belum menerima informasi resmi mengenai hal tersebut.

“Setahu saya belum sampai ke sana,” ucapnya.

Meski demikian, Pemkab Banjar menegaskan tidak akan mentoleransi apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran disiplin berat atau tindakan yang mengarah pada persekusi maupun kekerasan.

“Namun hal-hal yang memang jika hal ini mengarah kepada persekusi dan lain sebagainya, pasti kita akan lakukan penegakan disiplin kepada yang bersangkutan, kalau memang itu terbukti,” tegas Yudhi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kedua pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Proses mediasi masih berlangsung, sementara hasil pemeriksaan internal Pemkab Banjar masih dinantikan untuk memastikan kronologi lengkap serta langkah yang akan diambil terhadap pihak yang terbukti melanggar aturan

Author: Damkarnews
Damkarnews