Si Jago Merah Ngamuk di Gang Kasturi 2, Langit Malam Memerah dan Warga Panik

Bagikan

Damkarnews.com, BANJARMASIN – Suasana tenang Jumat malam di kawasan padat penduduk mendadak berubah menjadi kepanikan. Si jago merah kembali mengamuk dan melanda permukiman warga di Jalan Pemurus, Gang Kasturi 2, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (26/6/2026) malam.

Kobaran api yang membumbung tinggi dengan cepat menarik perhatian warga sekitar. Dalam sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial, langit malam tampak memerah akibat besarnya kobaran api yang melalap bangunan di kawasan permukiman padat tersebut.

Suasana semakin dramatis ketika terdengar jeritan histeris seorang wanita yang menyaksikan kebakaran di lokasi kejadian. Tangis dan teriakan penuh kepanikan itu menggambarkan betapa mencekamnya situasi saat api terus membesar dan mengancam rumah-rumah warga yang berdempetan.

Melihat api yang terus membesar, warga langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sebagian warga tampak berupaya mengevakuasi barang-barang berharga mereka dengan peralatan seadanya agar tidak ikut dilalap api.

Tak lama setelah laporan kebakaran diterima, puluhan armada relawan pemadam kebakaran dari berbagai satuan berdatangan ke lokasi. Para relawan bersama petugas langsung bergerak cepat melakukan pemadaman dan penyekatan agar api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan yang dikenal memiliki tingkat kepadatan hunian yang tinggi.

Kepulan asap pekat dan semburan air dari berbagai penjuru mewarnai proses pemadaman. Para petugas berjibaku selama beberapa waktu untuk menjinakkan amukan si jago merah yang terus membakar bangunan di lokasi kejadian.

Berkat kerja keras para relawan pemadam kebakaran yang didukung warga setempat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Situasi di lokasi pun berangsur kondusif setelah proses pemadaman selesai dilakukan.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Namun, jumlah bangunan yang terbakar maupun nilai kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Petugas juga masih melakukan pendataan serta pengamanan di lokasi pascakebakaran.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk, terutama saat api dengan cepat dapat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Author: Damkarnews
Damkarnews