Damkarnews.com, BANJAR – Seorang warga Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran sungai setempat. Korban diketahui bernama Nurhasanah (50), yang diduga terjatuh ke sungai saat mencari rebung di kawasan pinggiran sungai.
Informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu korban sedang mencari rebung di sekitar bantaran sungai.
Berdasarkan keterangan Kepala Lingkungan Desa Rantau Nangka, Salmani, korban diduga terpeleset saat beraktivitas di lokasi yang licin hingga akhirnya jatuh ke sungai dan tenggelam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang merupakan penyandang tunawicara. Saksi kemudian menyampaikan informasi kepada warga setempat sehingga dilakukan upaya pencarian awal oleh masyarakat.
Laporan resmi terkait kejadian itu diterima Kantor SAR Banjarmasin pada Selasa (9/6/2026) pukul 16.30 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR Tapin langsung mengerahkan satu tim rescue yang beranggotakan tujuh personel menuju lokasi kejadian.
Tim berangkat pada pukul 16.50 Wita menggunakan Rescue Car Carrier dengan estimasi perjalanan sekitar satu jam tiga puluh menit menuju Desa Rantau Nangka.
Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Unit Siaga SAR Tapin, Polsek Sungai Pinang, serta masyarakat setempat. Berbagai peralatan pendukung turut dikerahkan, di antaranya Rubber Boat, peralatan komunikasi, perlengkapan water rescue, dua set peralatan selam, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku Search Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Tapin menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Kami telah berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan masyarakat setempat guna mengoptimalkan upaya pencarian korban,” ujarnya.
Ia berharap korban dapat segera ditemukan dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.
“Kami berharap korban dapat segera ditemukan dan kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada area yang licin dan berpotensi membahayakan keselamatan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi pencarian.


