Media Diminta Keluar Saat Rapat PT MMI, DPRD Banjar Akhirnya Buka Suara

Bagikan

‎Damkarnews.com, BANJAR – DPRD Kabupaten Banjar menegaskan bahwa pembahasan berbagai persoalan terkait aktivitas PT Merge Mining Industri (MMI) dilakukan untuk mencari titik tengah antara kepentingan masyarakat dan keberlangsungan investasi di daerah.

‎Hal tersebut disampaikan dalam rapat yang digelar Komisi III DPRD Kabupaten Banjar pada Senin (8/6/2026). Pertemuan dipimpin Ketua Komisi III, Abdul Razak, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, mulai dari Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Banjar, Camat Sungai Pinang, Pembakal Rantau Bakula, hingga pihak terkait lainnya.

‎Rapat sempat menjadi perhatian karena awak media diminta meninggalkan ruangan ketika pembahasan inti berlangsung. Namun, DPRD menegaskan langkah tersebut bukan untuk menutup-nutupi persoalan.

‎Abdul Razak mengatakan, forum tersebut membutuhkan suasana yang lebih kondusif agar seluruh pihak dapat menyampaikan pandangan secara terbuka tanpa menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

‎“Intinya kami ingin diskusi berjalan lebih fokus dan semua pihak bisa bicara secara leluasa. Tidak ada yang ditutupi karena tujuan utamanya tetap mencari solusi terbaik,” ujarnya usai rapat.

‎Menurutnya, persoalan yang berkembang di lingkungan PT MMI perlu disikapi secara hati-hati agar tidak menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi yang lebih luas di masyarakat.

‎Ia menekankan bahwa DPRD ingin memastikan kepentingan warga tetap menjadi prioritas, namun di sisi lain investasi yang berjalan juga harus dijaga agar tetap memberikan manfaat bagi daerah.

‎“Kami ingin masyarakat merasa terlindungi, tetapi dunia usaha juga harus diberikan ruang untuk berkembang. Jadi yang dicari adalah keseimbangan,” katanya.

‎Abdul Razak juga memastikan tidak ada kepentingan tertentu di balik keputusan rapat dilakukan secara tertutup sementara.

‎“Kalau ada isu macam-macam di luar, itu tidak benar. Fokus kami bagaimana persoalan ini bisa selesai dengan baik dan tidak merugikan siapa pun,” tegasnya.

‎Komisi III DPRD Banjar pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan agar persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan kesepahaman bersama.

Author: Damkarnews
Damkarnews