Damkarnews.com, BANJAR – Menanggapi kondisi memprihatinkan yang terjadi di SDN Jawa Laut 1, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, H. Anna Rusiana, mengaku telah mengetahui persoalan tersebut dari pemberitaan media online serta tayangan televisi lokal.
Ia menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar.
“Kami sangat prihatin melihat kondisi SDN Jawa Laut 1 yang informasinya kami terima dari media online dan televisi lokal. Apalagi sampai terjadi insiden guru dan murid terperosok akibat lantai yang lapuk, ini tentu tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya, saat dihubungi via telpon WhatsApp (Rabu 1/4/2026) siang.

Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, terlebih sekolah tersebut berada di kawasan pusat kota Martapura yang semestinya mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.
“Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita. Tidak boleh menunggu terlalu lama. Sekolah yang berada di pusat kota dan dekat dengan kawasan pemerintahan seharusnya menjadi prioritas dalam hal perbaikan infrastruktur,” tegasnya.
Anna Rusiana juga mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar untuk segera mengambil langkah cepat, termasuk melakukan penanganan darurat sebelum proses revitalisasi secara menyeluruh direalisasikan.

“Kami di Komisi IV akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan ada langkah cepat, minimal penanganan darurat agar kegiatan belajar mengajar tetap aman. Untuk jangka panjang, kami akan mendorong agar revitalisasi bisa diprioritaskan pada tahun 2026,” tambahnya.
Ia juga memastikan pihak DPRD akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna melihat kondisi riil di lapangan.
“Kami berencana turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya dan mencari solusi terbaik agar siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tutupnya.*Srf


