7 Tahun Menekuni Pencak Silat, Naupal Persembahkan Medali Perak untuk Kabupaten Banjar

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Perjalanan panjang seorang pelajar SD di Kabupaten Banjar dalam menekuni pencak silat akhirnya berbuah prestasi nasional. Ananda M Naupal Hebatullah, siswa SDN Cindai Alus 2 Martapura, berhasil membawa pulang medali perak O2SN tingkat nasional dari Jakarta.

Naupal menempati posisi kedua nasional pada cabang olahraga pencak silat dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD yang berlangsung 17-23 Agustus 2026.

Prestasi tersebut menjadi catatan istimewa bagi Kabupaten Banjar. Dari sejumlah perwakilan yang dikirim pada berbagai cabang lomba O2SN, Naupal menjadi satu-satunya atlet asal Banjar yang berhasil menembus podium nasional.

Apresiasi atas perjuangan Naupal diberikan Pemerintah Kabupaten Banjar. Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi dan Sekda H Yudi Andrea menyerahkan bonus penghargaan kepada sang atlet muda di Ruang Kerja Bupati Banjar, Martapura, Senin (5/10/2026) pagi.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur menilai capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Naupal dan sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa potensi atlet muda di daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

Menurut Saidi, penghargaan yang diberikan pemerintah daerah diharapkan menjadi penyemangat agar Naupal tidak berhenti mengejar prestasi meski nantinya memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Prestasi ini tentu sangat membanggakan. Kami berharap Naupal terus menjaga semangat berlatih dan mengembangkan kemampuannya, sehingga bisa kembali mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat yang lebih tinggi,” kata Saidi.

Medali perak tersebut tidak diraih secara instan. Naupal diketahui telah mengenal dan menekuni pencak silat sejak masih duduk di kelas 2 SD.

Memasuki kelas 3, ia mulai aktif mengikuti berbagai pertandingan. Konsistensi latihan dan pengalaman bertanding yang terus bertambah menjadi bekal hingga akhirnya mampu bersaing dalam ajang O2SN tingkat nasional saat duduk di kelas 6.

Naupal mengaku pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya. Ia menyebut keberhasilannya tidak terlepas dari latihan yang dilakukan secara rutin serta dukungan orang-orang di sekitarnya.

“Saya senang dan bersyukur bisa mendapatkan juara dua. Saya terus latihan dan berusaha memberikan yang terbaik setiap bertanding,” ujar Naupal.

Bagi SDN Cindai Alus 2 Martapura, keberhasilan Naupal juga menjadi sejarah tersendiri. Kepala SDN Cindai Alus 2 Martapura, Supiansyah, mengatakan medali nasional yang dibawa Naupal merupakan pencapaian pertama sekolahnya di ajang tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah karena akhirnya kami bisa membawa pulang medali dari tingkat nasional. Prestasi Naupal juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan yang mereka miliki,” ungkap Supiansyah.

SDN Cindai Alus 2 Martapura sebelumnya telah tiga kali mengirimkan perwakilan ke ajang tingkat nasional. Sekolah tersebut pernah mengirimkan wakil pada cabang karate tahun 2023 serta pencak silat pada 2025 dan 2026.

Namun, kiprah Naupal tahun ini menjadi yang paling istimewa karena berhasil mengakhiri perjuangan dengan meraih Juara 2 Nasional.

Capaian tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa prestasi tingkat nasional dapat dimulai dari latihan sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini.

Pemerintah Kabupaten Banjar pun berharap keberhasilan Naupal dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar lainnya untuk menemukan, mengasah dan mengembangkan bakat masing-masing.

Dengan memasuki jenjang SMP, perjalanan Naupal di dunia pencak silat dipastikan belum berakhir. Medali perak O2SN nasional menjadi pijakan baru bagi atlet muda tersebut untuk mengejar prestasi berikutnya

Author: Damkarnews
Damkarnews