Damkarnews.com, BANJAR – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banjar memasang target lebih luas pada masa bakti 2026-2030. Tak hanya bergerak di bidang sosial dan kegiatan kemasyarakatan, organisasi yang menghimpun berbagai organisasi perempuan ini akan ikut mengambil peran dalam menjawab sejumlah persoalan strategis daerah.
Komitmen tersebut mengemuka setelah 60 pengurus GOW Kabupaten Banjar masa bakti 2026-2030 resmi dilantik Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi di Aula KH Kasyful Anwar, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Selasa (22/9/2026) pagi.
Kepengurusan baru tersebut dipimpin Hj Fatmawaty sebagai Ketua, didampingi Hj Rahmi Robiaty dan Hj Rini Agustinah sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Paramita Cynthia Nurani, Sekretaris I Nur Hidayah, Bendahara Dewi Sari dan Bendahara I Hj dr Ani Rusmila.
Usai pelantikan, GOW Banjar langsung menegaskan sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian ke depan. Di antaranya penurunan angka stunting, penanganan anak tidak sekolah (ATS), perlindungan anak serta penguatan sinergi dengan program pemerintah daerah.
Ketua GOW Banjar Hj Fatmawaty mengatakan, pihaknya menyadari peran organisasi perempuan tidak cukup hanya dengan menjalankan kegiatan seremonial. GOW harus mampu hadir menyentuh persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, GOW bertugas menyelaraskan langkah serta program kerja yang fokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selama ini, kata Fatmawaty, GOW telah menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Mulai dari kegiatan keagamaan, aksi kepedulian sosial hingga membantu penanganan bencana alam di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.
Namun, memasuki periode kepengurusan baru, ruang gerak tersebut akan diperluas dengan menyasar isu-isu strategis daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi berharap GOW mampu menjadi kekuatan bersama yang memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
Menurutnya, keberadaan GOW memiliki posisi strategis karena menjadi wadah berbagai organisasi perempuan untuk membangun sinergi dan kolaborasi.
“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan,” kata Habib Idrus.
Ia meminta kepengurusan baru menghadirkan program yang inovatif, adaptif dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama perempuan dan keluarga.
Habib Idrus juga menekankan pentingnya soliditas antarorganisasi yang tergabung dalam GOW. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi dan sumber daya organisasi perempuan diharapkan dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Banjar.
Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar Erny Wahdini menambahkan, pelantikan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarorganisasi wanita di Kabupaten Banjar.
“Sebagai wadah koordinasi, GOW berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” pungkasnya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, GOW Banjar diharapkan tidak sekadar menjadi wadah berkumpulnya organisasi perempuan, tetapi semakin aktif menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial dan keluarga di Kabupaten Banjar.

