Damkarnews.com, BANJAR – Sebanyak 563 petugas Sensus Ekonomi 2026 siap diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Banjar untuk mendata berbagai aktivitas usaha dan potensi ekonomi masyarakat. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dimulainya rangkaian Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Banjar sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam mendukung program strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.
Apel siaga dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, perwakilan dunia usaha, serta ratusan petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pengumpulan data ekonomi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati Banjar, menegaskan bahwa hasil sensus ekonomi memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Menurutnya, pendataan secara door to door akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai jumlah dan sebaran usaha, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, hingga potensi ekonomi lingkungan yang berkembang di masyarakat.
“Data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.
Yudi menambahkan, data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah, termasuk penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan sensus.
Selain itu, apresiasi diberikan kepada para petugas lapangan yang akan bekerja langsung di tengah masyarakat. Mereka diminta menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab, serta tetap menjaga etika selama proses pendataan.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Banjar, Roy Suryanto, mengatakan pencanangan dan apel siaga menjadi bukti kesiapan Kabupaten Banjar dalam menyukseskan agenda prioritas nasional tersebut.
Roy mengungkapkan, sebanyak 563 petugas telah menyelesaikan pelatihan dan dinyatakan siap bertugas. Mereka akan melakukan pendataan di seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Banjar.
Dengan dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat dan komprehensif untuk memetakan kekuatan ekonomi daerah sekaligus menjadi pijakan dalam merancang pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.


