Viral di Medsos, Dua Terduga Pelaku Aksi Cabul di Transjakarta Diamankan

Bagikan

Damkarnews.com, JAKARTA – Rasa aman penumpang transportasi publik kembali menjadi sorotan setelah sebuah video yang menampilkan dugaan aksi masturbasi di dalam bus Transjakarta viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Transjakarta rute 1A dan memicu kemarahan penumpang yang berada di dalam armada.

Dalam video yang beredar, tampak suasana bus dalam kondisi ramai penumpang. Sejumlah penumpang merekam wajah terduga pelaku dan mendesak agar yang bersangkutan segera diturunkan dari bus karena dinilai telah melakukan tindakan cabul yang meresahkan.

Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Dua orang terduga pelaku berinisial HW dan FTR kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara.

“Benar, kasus tersebut ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Jakut. Dua terduga pelaku berinisial HW dan FTR sudah kami amankan,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Maryati Jonggi, kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

Maryati menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif serta kronologi lengkap perbuatan kedua terduga pelaku.

“Masih dalam proses pemeriksaan,” singkatnya.

Sementara itu, pihak Transjakarta membenarkan adanya insiden tidak senonoh tersebut. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, menyatakan bahwa petugas di lapangan telah menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian karena mengandung unsur pidana.

“Iya, benar ada kejadian tersebut. Karena ini menyangkut aspek pidana, petugas kami langsung menyerahkan yang bersangkutan kepada aparat penegak hukum,” kata Tjahyadi.

Manajemen Transjakarta menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menjaga kenyamanan serta keamanan penumpang. Evaluasi internal dan peningkatan pengawasan terhadap petugas akan segera dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

“Secara internal akan kami lakukan briefing dan evaluasi kepada petugas agar pengawasan lebih optimal dan kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Author: Damkarnews
Damkarnews