Damkarnews.com, BANJAR – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang juga Ketua Asprov PSSI Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri langsung partai final Liga 4 Zona Kalimantan Selatan yang digelar di Stadion Demang Lehman, Desa Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (17/2/2026) sore.
Laga puncak yang mempertemukan Persemar FC kontra Barabai FC berlangsung sengit dan penuh tensi. Ribuan suporter memadati stadion untuk menyaksikan pertandingan yang akhirnya dimenangkan Persemar FC dengan skor tipis 2-1.
Kehadiran Hasnuryadi di tengah-tengah masyarakat dan suporter menambah semarak suasana final. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kompetisi tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang berhadir, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah kabupaten/kota, khususnya Kabupaten Banjar, serta Asprov PSSI yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” ujar Hasnuryadi.
Ia menegaskan, keberhasilan turnamen ini merupakan kemenangan bersama masyarakat Kalimantan Selatan. Ucapan selamat pun disampaikan kepada Persemar FC atas capaian gemilangnya, serta kepada Barabai FC dan seluruh tim peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas.

“Ini adalah kemenangan kita bersama. Hari ini kita buktikan semuanya tertib, sportif, dan menjunjung tinggi fair play. Mudah-mudahan sepak bola menjadi alat pemersatu dan hiburan terbaik bagi masyarakat Banua, Kalimantan Selatan tercinta,” katanya.
Terkait peluang dan kuota ke depan, Hasnuryadi menyebut sementara tersedia dua slot, namun pihaknya akan berupaya agar bisa bertambah menjadi tiga.
“Harapan kita bisa tiga. Nanti akan kita sampaikan secara pasti seperti apa,” ucapnya.
Kepada para pemain, ia berpesan agar terus berlatih dan menempa diri. Menurutnya, sepak bola bukanlah permainan individu, melainkan permainan tim yang membutuhkan kekompakan dan kebersamaan.
“Sepak bola bukan permainan satu orang, tapi permainan tim. Terus jaga kekompakan. Apa yang ditampilkan hari ini sudah sangat baik, dan tentu bisa lebih baik lagi ke depan,” pesannya.
Sebagai Ketua Asprov PSSI Kalimantan Selatan, Hasnuryadi juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperkuat dukungan terhadap kemajuan sepak bola daerah, terutama dari sisi fasilitas dan pembinaan usia dini.
“Yang paling penting sekarang adalah fasilitas. Kita belum punya tempat latihan yang benar-benar berstandar. Setahu saya akan dibangun lebih banyak lapangan latihan,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini melalui sekolah sepak bola yang didukung lapangan layak dan aman, guna meminimalisasi cedera serta mengembangkan kemampuan pemain secara optimal. Selain itu, ia menyebut rencana pembentukan akademi dan kompetisi berjenjang untuk seluruh kelompok umur.
“Semua kelompok usia harus kita putar kompetisinya. Tapi itu perlu lapangan yang memadai. Ini menjadi tugas kita bersama, bukan hanya pemerintah provinsi, tapi juga 13 kabupaten/kota,” tegasnya.
Hasnuryadi optimistis para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan bersama pemerintah provinsi akan memberikan dukungan maksimal demi kemajuan sepak bola Banua.
“Mudah-mudahan kita semua bisa memberikan yang terbaik. Mohon dukungan masyarakat,” pungkasnya.*Srf




