Damkarnews.com, BANJAR – Penataan ruang publik dan penguatan disiplin kinerja aparatur menjadi sorotan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan yang dipimpin Bupati Banjar Saidi Mansyur di Aula Barakat Martapura, Senin (9/2/2026) pagi.
Rakor yang juga dihadiri Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi dan Sekretaris Daerah Yudi Andrea tersebut diikuti staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah serta kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan Taman Cahaya Bumi Selamat sebagai ruang publik strategis milik daerah. Ia mengingatkan bahwa taman bukan hanya ruang terbuka hijau, tetapi juga ikon kota yang harus nyaman, tertib dan berkelanjutan pengelolaannya.
Menurutnya, aktivitas pedagang serta parkir liar di sekitar kawasan taman perlu segera ditata. Selain mengganggu estetika, kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan serta masalah ketertiban umum. Ia meminta dinas terkait memperkuat koordinasi lintas OPD agar penataan berjalan efektif.
“Pengelolaan taman harus lebih tertib dan terkoordinasi. Tujuannya agar masyarakat bisa menikmati ruang publik yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Selain isu ruang publik, Bupati juga menyoroti penanganan bencana banjir. Ia meminta laporan komprehensif mengenai kondisi terkini di lapangan, langkah penanganan yang telah dilakukan, serta pendataan fasilitas umum dan aset daerah yang terdampak. Menurutnya, sinergi antar perangkat daerah sangat penting agar respons bencana berjalan cepat dan tepat sasaran.
Di bidang administrasi pemerintahan, Saidi kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan OPD, terutama dalam proses pencairan bendahara serta penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) agar disampaikan tepat waktu kepada pemerintah pusat.
Menutup arahannya, ia menekankan pentingnya loyalitas, integritas dan budaya kerja kolektif di lingkungan pemerintahan. Seluruh OPD diminta menyisihkan waktu sekitar satu jam setiap minggu untuk gotong royong membersihkan lingkungan kantor, sebagai langkah sederhana membangun kepedulian bersama sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan produktif.*Srf




