Damkarnews.com, BANJAR — Pemerintah Kabupaten Banjar resmi mengambil alih pengelolaan Pasar PPS Sekumpul setelah berakhirnya kerja sama dengan pihak swasta. Saat ini, pengelolaan pasar sepenuhnya berada di bawah pemerintah daerah melalui Perusahaan Umum Daerah Pasar Bauntung Batuah (Perumda PBB).
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, usai rapat penataan awal Pasar PPS Sekumpul. Ia menyampaikan bahwa bangunan pasar telah resmi diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar, seiring berakhirnya kerja sama pengelolaan dengan pihak swasta.
“Setelah bangunan PPS ini diserahterimakan dan berdasarkan berita acara serta surat penunjukan dari Bupati Banjar, Perumda Pasar Bauntung Batuah ditetapkan sebagai pengelola Pasar PPS Sekumpul. Langkah awal yang kami lakukan adalah melakukan perbaikan tata kelola pasar,” ujar Rusdiansyah.
Rusdiansyah menjelaskan, tahap awal penataan difokuskan pada relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan tidak pada tempat yang telah disediakan. Sejumlah PKL diketahui berjualan di depan ruko, teras toko, hingga mengganggu akses jalan dan area parkir pasar.
“Kondisi ini menyebabkan area parkir tidak berfungsi secara maksimal karena digunakan untuk berjualan, sehingga parkir meluber hingga ke luar kawasan pasar,” jelasnya.
Perumda PBB bersama pemerintah daerah akan memindahkan para PKL ke lokasi yang telah disiapkan, yakni Blok A PPS Sekumpul. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 230 lebih pedagang yang akan direlokasi ke lokasi tersebut.
“Pada prinsipnya para pedagang sudah mengetahui dan menyetujui rencana penataan ini. Pelaksanaannya akan dilakukan pada hari Selasa dan Rabu mendatang bersama tim gabungan,” tambahnya.

Tim gabungan tersebut melibatkan unsur Kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Trantib, serta mitra Perumda Pasar. Penataan akan dilakukan dengan pendekatan persuasif, humanis, dan kekeluargaan agar berjalan tertib dan kondusif.
Perbaikan Infrastruktur Menyusul
Selain relokasi pedagang, Perumda PBB juga berencana melakukan perbaikan sarana dan prasarana pasar guna meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.
“Kondisi bangunan saat ini masih seperti sebelumnya, namun kami akan melakukan perbaikan infrastruktur agar pasar menjadi lebih representatif dan pedagang merasa nyaman dalam berjualan,” ungkap Rusdiansyah.
Terkait pengelolaan parkir, Rusdiansyah menegaskan bahwa pengelolaannya tetap berada di bawah kewenangan pemerintah daerah. Namun, Perumda PBB tidak menutup kemungkinan akan melibatkan mitra untuk membantu pengelolaan secara profesional.
“Pengelolaan parkir tetap oleh pemerintah. Jika diperlukan, kami akan menunjuk mitra untuk membantu penataan agar parkir tertib, terzonasi dengan baik, dan memberikan kenyamanan,” katanya.
Penataan parkir akan dilakukan setelah proses relokasi PKL selesai. Tahapan berikutnya meliputi penertiban bangunan liar serta pengaturan akses jalan agar pemilik ruko, pedagang, dan pengguna pasar merasa lebih nyaman.
Menuju Pasar Sehat di Tengah Kota
Ke depan, Pasar PPS Sekumpul diharapkan dapat menjadi pasar yang bersih, tertib, aman, dan nyaman, mengingat lokasinya yang berada di pusat Kota Martapura.
“Kami ingin mewujudkan pasar yang sehat, nyaman bagi pedagang, konsumen, dan juga pengguna jalan. Harapannya, parkir tidak lagi menggunakan badan jalan, melainkan tersedia area parkir khusus,” pungkas Rusdiansyah.
Pemerintah Kabupaten Banjar bersama Perumda Pasar Bauntung Batuah berkomitmen melakukan penataan secara bertahap demi menciptakan wajah baru Pasar PPS Sekumpul yang lebih tertib, representatif, dan berkelanjutan.*Asy





