Layanan Jemput Bola Kesehatan, RSUD Ratu Zalecha Pastikan Warga Terdampak Banjir Tak Terabaikan

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR — Di tengah keterbatasan akses akibat banjir, Pemerintah Kabupaten Banjar memastikan pelayanan kesehatan tetap menjangkau warga hingga ke pelosok desa. Melalui bakti sosial Posko Kesehatan, tim RSUD Ratu Zalecha bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar turun langsung melayani masyarakat terdampak banjir di Desa Pematang Danau, Kecamatan Mataraman, Kamis (8/1/2026) pagi.

Pelayanan kesehatan yang dipusatkan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Pematang Danau ini disambut antusias warga. Tercatat sebanyak 80 pasien mendapatkan layanan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi medis.

Tak hanya menunggu pasien datang, tim medis juga menerapkan pelayanan jemput bola bagi warga yang tidak memungkinkan datang ke lokasi posko akibat kondisi kesehatan maupun dampak banjir.

“Salah satu pasien yang tidak bisa datang ke Pustu langsung kami datangi ke rumah. Satu dokter dan satu perawat melakukan pemeriksaan serta penanganan medis di tempat,” ujar drg. Agus, koordinator kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menurunkan 8 tenaga kesehatan, terdiri dari 3 dokter, 2 apoteker, dan 3 perawat. Seluruh rangkaian pelayanan berjalan lancar dengan fokus utama memastikan warga terdampak banjir tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak.

drg. Agus menegaskan, RSUD Ratu Zalecha bersama Dinas Kesehatan berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat selama masa tanggap darurat banjir.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak banjir yang terlewat dari layanan kesehatan, termasuk dengan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, RSUD Ratu Zalecha dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berharap dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga kondisi kesehatan warga agar tetap stabil hingga situasi kembali normal.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami untuk membantu masyarakat, khususnya di masa sulit seperti sekarang,” pungkas drg. Agus.

Sementara itu, Dedy, salah satu keluarga pasien, menyampaikan apresiasi atas kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, bantuan medis sangat berarti di tengah keterbatasan akses akibat banjir.

“Kami sangat terbantu. Kondisi banjir membuat akses ke fasilitas kesehatan sulit, jadi kehadiran tim medis ini benar-benar meringankan beban kami,” ungkapnya.*Srf

Author: Damkarnews
Damkarnews