Damkarnews.com, BANJAR – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi menjelang sahur pertama Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Peristiwa maut tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani Kilometer 73, Desa Guntung Sarun, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar.
Insiden melibatkan satu unit Bus Anggatama dengan dua sepeda motor, Yamaha Vixion dan Honda Scoopy. Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia pengendara Yamaha Vixion, Alfarisi, serta penumpangnya Muhammad Sadilan. Satu korban lainnya yakni pengendara Honda Scoopy, Siti Azzahra Ramadhanti.
Sementara itu, sopir Bus Anggatama, Rudi Purwanto, mengalami patah tangan sebelah kiri dan telah dilarikan ke Puskesmas Simpang Empat Dua untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Banjar, Fadli, melalui Plh Kasi Humas Polres Banjar, Iptu M Ripani, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.
“Iya benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit bus dan dua sepeda motor. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Iptu M Ripani dalam keterangannya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, lanjutnya, kecelakaan bermula saat bus penumpang Anggatama melaju dari arah Hulu Sungai menuju Martapura. Dari arah berlawanan, sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Alfarisi berboncengan dengan Muhammad Sadilan melintas di jalur yang sama.
“Diduga terjadi benturan dari arah depan antara bus dan sepeda motor Yamaha Vixion. Akibat benturan tersebut, sepeda motor terpental dan bus hilang kendali hingga terbalik ke sisi kanan jalan,” jelasnya.
Dalam kondisi terbalik, bus kemudian menghantam satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Siti Azzahra Ramadhanti. Benturan beruntun tersebut mengakibatkan tiga korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Banjar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di waktu dini hari, karena kondisi jalan relatif sepi dan rawan kecelakaan,” pungkasnya.




