Jalan Rusak Menuju “Surga Durian” Bi’ih Viral, Potensi Besar Terkendala Infrastruktur

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Desa Bi’ih di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, selama ini dikenal sebagai “surga” bagi para pencinta durian. Namun di balik ketenaran buahnya, tersimpan persoalan serius yang kini menjadi sorotan publik: kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan.

Sorotan tersebut mencuat setelah sebuah video dari akun TikTok @nusancanda viral di media sosial. Dalam video itu, terlihat akses jalan menuju Desa Bi’ih jauh dari kata layak. Pengunggah merekam perjalanan melintasi jalan yang dipenuhi aspal terkelupas, lubang menganga, hingga tumpukan tanah dan batu yang menyerupai jalur off-road.

“Selamat datang di Desa Bi’ih bersama dengan jalanan yang keren sekali, asoi!” ujar narator dengan nada sarkasme, menggambarkan kondisi jalan yang rusak parah.

Tak hanya rusak, sejumlah titik jalan bahkan terlihat nyaris longsor. Debu tebal beterbangan saat kendaraan melintas, sementara di beberapa bagian, permukaan jalan hanya tersisa material batu yang tidak rata. Kondisi ini diperparah dengan fasilitas pendukung yang juga memprihatinkan, seperti kabel listrik dan jaringan WiFi yang menjuntai rendah serta tiang listrik yang miring dan berpotensi roboh ke arah jalan.

Kondisi tersebut dinilai sangat kontras dengan potensi besar Desa Bi’ih sebagai sentra durian unggulan. Akses jalan yang buruk menjadi hambatan serius bagi petani dalam mendistribusikan hasil panen ke pasar, sekaligus mengurangi minat wisatawan yang ingin berkunjung langsung ke kebun durian.

“Desa Bi’ih ini punya potensi lokal yaitu duriannya. Berarti para petani untuk mengantar durian ke kota harus melewati jalan-jalan rusak seperti ini,” ungkap narator dalam video tersebut.

Warga menyebutkan, kerusakan jalan ini bukan persoalan baru. Kondisinya disebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait.

Melalui viralnya video tersebut, masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius. Perbaikan infrastruktur dinilai mendesak, tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi desa, tetapi juga demi keselamatan pengguna jalan.

“Mudah-mudahan aja ada perbaikan, sudah dua periode loh,” tutup narator dalam video, menyuarakan harapan yang kini turut diamini banyak warga.

Author: Damkarnews
Damkarnews