Damkarnews.com, BANJAR,– Banjir merendam permukiman warga di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari. Air mulai naik pada Jumat (26/12/2025) sore dan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada Sabtu (27/12/2025) dini hari, sehingga melumpuhkan aktivitas warga dan memaksa dilakukan evakuasi.
Berdasarkan keterangan salah seorang warga setempat, Yunus, genangan air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 Wita. Hujan yang tak kunjung reda membuat ketinggian air terus bertambah hingga mencapai titik tertinggi sekitar pukul 02.00 Wita.

“Di dalam rumah, air sudah setinggi sepinggang orang dewasa,” ujar Yunus.
Banjir tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan sejak malam sebelumnya, yang menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat.
Proses evakuasi warga baru dapat dilakukan pada Sabtu pagi dengan bantuan peralatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar. Evakuasi sempat mengalami kendala karena alat evakuasi yang tersedia sebelumnya mengalami kerusakan, seperti pecah dan kempes.

Dalam kondisi darurat, warga memprioritaskan penyelamatan dokumen penting, seperti STNK dan surat-surat berharga lainnya. Sementara itu, barang elektronik berukuran besar, seperti kulkas dan mesin cuci, tidak sempat diselamatkan akibat air yang naik dengan cepat.
Saat ini, kebutuhan mendesak warga terdampak adalah tenda atau tempat berteduh sementara untuk digunakan pada malam hari, serta bantuan logistik berupa makanan. Untuk sementara, bantuan pakaian belum menjadi prioritas utama.
Warga berharap adanya bantuan, khususnya dari pemerintah daerah, untuk penyediaan tempat tinggal sementara dan pasokan makanan agar mereka dapat bertahan hingga kondisi banjir benar-benar surut.





