Harga Plastik Melonjak 70 Persen di Martapura, Pemerintah Daerah Justru “Tak Memantau”

Bagikan

Damkarnews.com, BANJAR – Kenaikan harga plastik secara signifikan terjadi di Pasar Thaibah Martapura dalam sepekan terakhir. Lonjakan harga ini dikeluhkan para pedagang, salah satunya Fitriadi, pedagang plastik setempat.

Fitriadi mengungkapkan, harga plastik merek kotak mengalami kenaikan drastis dari sebelumnya Rp25 ribu per ikat menjadi Rp42 ribu. Ia menyebut kenaikan tersebut mencapai sekitar 70 persen di tingkat agen.

“Kenaikan ini sudah berlangsung sekitar satu minggu. Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi, karena sangat berdampak pada pedagang kecil,” ujarnya, Rabu (8/4/2026) siang.

Kenaikan harga plastik ini sebelumnya juga disinggung oleh Menteri Perdagangan, Budi Santoso. Ia menyatakan bahwa lonjakan harga dipicu konflik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan nafta, salah satu bahan baku utama dalam produksi plastik.

Ketergantungan terhadap bahan baku impor dinilai memperparah kondisi tersebut. Dampaknya pun tidak hanya dirasakan di sektor pangan, tetapi juga merembet ke berbagai industri lain seperti kosmetik, otomotif, dan sektor lainnya.

Di sisi lain, kondisi ini dinilai dapat menjadi momentum untuk mengurangi penggunaan plastik, khususnya di pasar tradisional. Penggunaan tas belanja ramah lingkungan bisa menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Bahan Pokok (Bapok) pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Hj. Elok Yuli Suriyanti, mengaku pihaknya belum memantau kenaikan harga plastik tersebut.

“Kami tidak mengetahui dan tidak memantau kenaikan harga plastik, karena ranah kami lebih kepada pengendalian barang pokok,” jelasnya, saat dikomfirmasi via WhatsApp Rabu (8/4/2026) pagi.

Para pedagang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar lonjakan harga ini tidak semakin memberatkan pelaku usaha kecil di pasar tradisional.*Srf

Author: Damkarnews
Damkarnews