Diduga Tenggelam di Sungai Barito, Pemuda Asal Alalak Masih Dalam Pencarian

Bagikan

Damkarnews.com, BARITO KUALA – Seorang pemuda bernama Ismail (24) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat berenang di Sungai Barito, tepatnya di sekitar Jembatan Basit, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Selasa (20/1/2026) sore.

Peristiwa ini langsung mendapat penanganan cepat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banjarmasin.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 Wita. Saat itu, korban diketahui berenang bersama rekannya di Sungai Barito.

Namun nahas, tak lama setelah menceburkan diri ke sungai, Ismail tidak lagi terlihat muncul ke permukaan. Rekan korban bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak berwenang. Laporan diterima Kansar Banjarmasin pada pukul 18.43 WITA dari Dedy, anggota Rescue 911.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue yang terdiri dari enam personel segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 19.00 Wita.

Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi kejadian perkara (LKP) sekitar pukul 20.30 WITA, dengan titik koordinat 3°16’37.9″S 114°35’20.7″E. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi serta penyisiran awal di sekitar titik terakhir korban terlihat.

“Setelah menerima informasi adanya satu orang yang diduga tenggelam di Sungai Barito, kami langsung mengerahkan satu tim rescue dari Kantor SAR Banjarmasin. Fokus utama kami pada malam ini adalah koordinasi di lokasi serta pemantauan dan penyisiran di sekitar LKP,” ujar I Putu Sudayana selaku Search Mission Coordinator (SMC).

Operasi pencarian melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya Kansar Banjarmasin, Polsek Alalak, Polairud Banjarmasin, Rescue 911, serta dukungan masyarakat setempat. Untuk menunjang efektivitas pencarian, tim SAR dibekali berbagai peralatan, seperti satu unit rubber boat, alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, dua set peralatan selam, serta perlengkapan water rescue lainnya.

Hingga pencarian awal dilakukan, korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP). Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan, sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran operasi pencarian yang terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan hingga korban ditemukan.

Author: Damkarnews
Damkarnews