Cuaca Ekstrem Porak-porandakan Pasar Kuliner Ramadan di Marabahan

Bagikan

Damkarnews.com, MARABAHAN – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Marabahan, Minggu (22/2/2026), menjadi ujian bagi pelaksanaan Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) di kawasan Taman Jembatan Barito.

Sekitar pukul 16.30 Wita, angin kencang tiba-tiba berembus kencang sebelum disusul hujan deras. Dalam hitungan menit, puluhan tenda yang berdiri di area pasar kuliner roboh dan berantakan. Sejumlah makanan dan minuman yang telah disiapkan pedagang untuk menyambut pembeli ikut terhambur.

Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan agenda buka puasa bersama yang sedianya digelar Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Batola di lokasi yang sama. Demi keamanan dan kenyamanan, kegiatan itu akhirnya dipindahkan ke Masjid Al Fattah yang berada tak jauh dari area pasar.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola, Sirpan, memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.

“Alhamdulillah tidak terdapat korban cedera. Sebagian besar yang roboh adalah tenda kerucut,” ujarnya.

Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah sendiri melibatkan 73 pedagang, terdiri dari 30 pelaku ekonomi kreatif umum dan 43 pelaku kuliner dari desa maupun BUMDes se-Batola. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026, setiap hari pukul 16.30 hingga 19.00 Wita.

Pemerintah daerah pun diharapkan segera melakukan evaluasi teknis agar kejadian serupa tidak terulang selama Ramadan berlangsung.

Author: Damkarnews
Damkarnews