Damkarnews.com, BANJAR – Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat ekspansi layanan perbankan syariah di daerah dengan meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Martapura Ahmad Yani, Senin (8/2/2026) pagi. Kehadiran kantor baru yang berlokasi di Kilometer 39 Martapura ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan syariah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Grand Opening tersebut dihadiri Regional CEO (RCEO) BSI Region Office (RO) IX Kalimantan Sefudin Suria Hidayat, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyie, Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar H. Ikhwansyah, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Sefudin Suria Hidayat menegaskan bahwa BSI hadir dengan berbagai inovasi layanan unggulan yang menjadi pembeda dibandingkan bank lain, salah satunya layanan bank bullion atau bank emas. Ia menyebut, BSI merupakan satu-satunya bank yang ditunjuk Presiden untuk mengelola layanan tersebut.

“Melalui layanan bullion, masyarakat dapat menabung emas, menggadaikan emas, menyimpan emas, hingga mendapatkan pembiayaan berbasis emas. Ini menjadi keunggulan yang membedakan kami dengan bank lain,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian promosi Grand Opening, BSI juga menghadirkan program pembukaan tabungan emas gratis bagi masyarakat. Selain bebas saldo awal, nasabah yang membuka rekening pada periode promo akan langsung memperoleh saldo awal dalam bentuk emas.
“Program ini terbatas. Kami mengajak masyarakat datang langsung ke BSI Martapura Ahmad Yani untuk memanfaatkan kesempatan tersebut,” tambahnya.

Menurut Sefudin, relokasi kantor ke lokasi yang lebih strategis dilakukan untuk meningkatkan visibilitas serta kenyamanan layanan bagi nasabah. Fasilitas kantor yang lebih luas dan modern diharapkan mampu menampung lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan syariah.
BSI juga menaruh perhatian besar terhadap pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Beragam produk pembiayaan disiapkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas jangkauan pasar.
“UMKM menjadi perhatian utama kami. Kami ingin membantu pelaku usaha di Martapura dan Kabupaten Banjar agar bisnis mereka berkembang, produksinya meningkat, dan mampu bersaing lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, transformasi BSI sebagai bank syariah nasional semakin memperkuat posisi perusahaan dalam industri perbankan. Dengan produk unggulan, termasuk layanan emas, BSI optimistis mampu bersaing dengan bank-bank besar nasional.
Meski demikian, pihaknya mengakui tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. Namun, melalui peningkatan kualitas layanan dan komitmen melayani sepenuh hati, BSI optimistis dapat menjawab tantangan tersebut.
“Harapannya, kehadiran kantor baru ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membantu masyarakat mengembangkan usaha, serta menjadi kontributor peningkatan bisnis di wilayah Martapura dan Kalimantan secara umum,” pungkasnya.Srf/Asy




