Damkarnews.com, Banjar – Banjir yang merendam wilayah Kabupaten Banjar selama hampir satu bulan kini meninggalkan masalah baru. Salah satunya kerusakan parah di Jalan Martapura Lama, Kecamatan Martapura Timur. Sebuah lubang besar muncul tepat di tengah jalan, membuat warga yang melintas merasa was-was dan takut terjadi kecelakaan.
Lubang tersebut cukup lebar dan dalam. Parahnya lagi, lubang sering tertutup air banjir yang belum sepenuhnya surut. Akibatnya, banyak pengendara tidak menyadari adanya lubang saat melintas, terutama pada malam hari atau saat hujan turun.
Kerusakan jalan ini diduga akibat banjir yang terlalu lama menggenangi wilayah Martapura Timur. Air meresap ke bawah aspal, membuat tanah menjadi lembek. Saat dilewati kendaraan setiap hari, jalan akhirnya amblas dan berlubang.

Di sekitar lokasi, kondisi aspal juga sudah banyak yang retak-retak seperti kulit buaya. Hal ini menandakan jalan semakin rapuh dan bisa bertambah rusak jika tidak segera diperbaiki.
Warga yang setiap hari menggunakan jalan tersebut, terutama pengendara sepeda motor, mengaku sangat khawatir.
“Bahaya sekali, apalagi malam. Lubangnya ketutup air, kita tidak tahu dalamnya,” ujar seorang warga.
Padatnya lalu lintas membuat kondisi semakin berisiko. Banyak pengendara terpaksa mengerem mendadak atau mengambil jalan ke arah berlawanan untuk menghindari lubang, sehingga rawan tabrakan.
Warga berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Banjar segera turun tangan melakukan perbaikan darurat. Pasalnya, Jalan Martapura Lama merupakan jalur penting penghubung antar kecamatan serta akses utama menuju Banjarmasin dan pusat Kota Martapura. Jika dibiarkan, warga khawatir akan ada korban akibat kondisi jalan yang rusak dan membahayakan ini.*Srf/Asy




