Damkarnews.com, BANJAR,— Pemerintah Kabupaten Banjar mulai memperkuat barisan birokrasi strategisnya di awal tahun 2026. Di tengah status tanggap darurat banjir yang masih berlaku, tiga pejabat pimpinan tinggi pratama resmi dilantik untuk mengisi posisi kunci yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan penanganan krisis.
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Martapura, Senin (5/1/2026) pagi. Prosesi dipimpin oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, serta dihadiri jajaran asisten, kepala SKPD, dan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Banjar.
Dalam sambutan tertulis Bupati Banjar yang dibacakan Sekda Yudi Andrea, ditegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, khususnya dalam situasi darurat. Pelantikan tersebut juga disebut telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta merupakan puncak dari rangkaian seleksi terbuka sepanjang tahun 2025.
“Jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan peran strategis sebagai penggerak utama dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Banjar,” ujar Yudi Andrea.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja, inovasi, serta penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Mengingat Kabupaten Banjar saat ini masih berada dalam kondisi tanggap darurat banjir, seluruh pejabat, terutama yang baru dilantik, diminta untuk segera menguasai tugas pokok dan fungsi serta mengambil langkah-langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi dalam penanganan bencana.
“Kesiapsiagaan dan respons yang tepat adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar, Nur Azizah, menjelaskan bahwa pelantikan kali ini mencakup tiga jabatan pimpinan tinggi pratama yang memiliki peran strategis. Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Sekretaris DPRD Kabupaten Banjar.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan panitia seleksi serta memanfaatkan aplikasi ASN Career milik BKN RI.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Wasis Nugraha yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bakesbangpol kini dipercaya sebagai Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Sri Rahayu yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Banjar, serta Muhammad Hafizh Anshari yang sebelumnya Kepala Bidang Pemerintahan Desa kini menjabat Kepala DPMD Kabupaten Banjar.
Usai pelantikan, Muhammad Hafizh Anshari menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi pemerintahan desa dengan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung percepatan penanganan bencana dan pemulihan pascabanjir di Kabupaten Banjar.





